Gianto warga setempat mengatakan, saat warga berbuka puasa, tiba-tiba gemuruh angin datang dari selatan dan menerjang rumah warga. Genteng atap rumah dan teras terangkat berhamburaan. Terjangan angin membuat teras musala rusak.
‘’Satu mobil milik warga rusak, akibat tertimpa material garasi yang runtuh,” bebernya.
Data dihimpun, tujuh rumah rusak ringan dan musala di Desa Kedaton. Empat rumah rusak ringan di Desa/Kecamatan Kapas. Dan satu rumah di Desa Sambiroto. Satu warga kakinya patah, yakni Masriatun, 58, karena terjatuh akibat panik berusaha menyelamatkan diri saat angin menerjang rumahnya.
‘’Satu orang mengalami patah tulang kaki kiri, selanjutnya dilarikan ke RSUD Bojonegoro mendapatkan pertolongan," kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Ardian Orianto.
Angin kencang juga melintasi Kecamatan Kanor hingga membuat pohon tumbang melintang di Jalan Raya Kanor-Baureno turut Desa Simorejo. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto