Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Girindra Wardana mengatakan, kronologi penemuan bermula dari Surati mendengar suara tangisan bayi. Kemudian memberitahukan suaminya yang bernama Hartono. Namun, Hartono masih tidak percaya.
Tak berselang lama Rona anak Surati datang habis pulang kerja. Rona mendengar tanginsan bayi saat hendak mandi.
"Rona saat itu agak takut suara beneran tangisan bayi atau tidak," ungkapnya.
Lalu Rona mengajak bapaknya untuk mengecek sumber suara tangisan bayi tersebut.
Setelah diperiksa sumber suara tangisan bayi berada di bawah pohon kelor kecil kondisi memakai selimut oranye di pekarangan rumah Wiwik.
Selanjutnya Hartono melaporkan ke RW dan diteruskan melaporkan ke Kades Sumberarum. Kemudian Bayi dibawa di depan rumah Tamsir.
Lalu dibawa ke Puskesmas dander untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini Polsek Dander dan Polres Bojonegoro melaksanakan penyelidikan. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto