PSDKU UB Mengancam Eksistensi Kampus Lokal, Berharap Prodi Sesuai Minat Calon Mahasiswa

Yana Dwi Kurniya Wati • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:40 WIB
Ahmad Supriyanto, Anggota DPRD Bojonegoro (IST/RDR.BJN)
Ahmad Supriyanto, Anggota DPRD Bojonegoro (IST/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Rencana pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Brawijaya mengancam eksistensi kampus lokal.

Sebaliknya, kalangan pelajar menilai jadi angin segar bagi kualitas pendidikan di Kota Migas ini.

Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Ahmad Supriyanto mengatakan, setuju dan mendukung adanya PSDKU UB di Bojonegoro.

Tetapi, ada beberapa hal yang perlu dianalisa lebih mendalam. Di antaranya, keberadaan PSDKU UB bertindak sebagai katalisator sekaligus disruptor bagi perguruan tinggi daerah.

Bagi masyarakat dan pembangunan daerah, pembangunan PSDKU UB adalah berkah besar. Namun, bagi kampus lokal merupakan alarm keras.  Jika kampus lokal tidak responsif terhadap kualitas dan tata kelola maka terancam kehilangan mahasiswanya.

Baca Juga: Bakal Berdiri Kampus Universitas Brawijaya, Pemkab Bojonegoro Siapkan Lahan di Jl HOS. Cokroaminoto

‘’Sementara kampus lokal yang adaptif dapat memanfaatkan momentum ini untuk bertransofmrasi melalui kolaborasi dan diferensiasi layanan pendidikan,” kata politikus Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.

Sementara itu, Anggun Aulia Putri salah satu pelajar kelas 12 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bojonegoro berharap program studi sesuai dengan keinginan calon mahasiswa Bojonegoro. Rencana pembangunan gedung pendidikan yang berpusat di Malang itu sangat tepat dan baik. Sebab, bisa membuka kesmepatan bagi pelajar lokal untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bergengsi.

‘’Seperti yang tidak diperbolehkan oleh orang tua itu sangat tepat berada di Bojonegoro,” lanjur pelajar asal Kecamatan Trucuk itu

Dia menambahkan, berpotensi mendorong pengembangan daerah dan meningkatkan kualitas pendidikan lokal. Namun, tetap berharap fasilitas yang ada nantinya berkualitas.

Serta, program studi (prodi) yang tersedia bisa sesuai dengan kebutuhan dan minat calon mahasiswa. ‘’Saya berharap  studi yang tersedia nantinya bisa sesuai dengan kebutuhan serta minat calon mahasiswa Bojonegoro,” tuturnya. (yna/msu)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
PSDKU UB Kota Migas Partai Golongan Karya universitas brawijaya dprd bojonegoro