RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bus sekolah gratis di Blora tinggal menunggu kelengkapan administrasi kendaraan sebelum mulai beroperasi. Sementara itu, proses seleksi pengemudi sudah mulai berjalan.
Kepala Dinrumkimhub Blora Pujiariyanto mengatakan, hingga kini sudah ada lima pendaftar yang mengikuti seleksi pengemudi bus sekolah. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pengemudi, mulai sopir truk, angkot, hingga bus.
‘’Pendaftar sudah ada lima. Yang terpenting persyaratan terpenuhi dan lolos administrasi,” ujarnya.
Puji menjelaskan, salah satu syarat utama yakni memiliki SIM sesuai peruntukan kendaraan, yakni SIM B1. Selain itu, calon pengemudi dibatasi usia maksimal 45 tahun. Nantinya Pengemudi yang terpilih akan bekerja dengan sistem kontrak.
Sedangkan, lanjut dia, untuk gaji pengemudi minimal sesuai UMR Blora. Selain itu, disiapkan skema sebesar Rp 100 ribu untuk setiap perjalanan. ‘’Panselnya dari Satlantas Polres Blora,” imbuhnya.
Baca Juga: Bus Sekolah Gratis di Blora Segera Beroperasi
Di sisi lain, operasional bus sekolah gratis masih menunggu proses administrasi kendaraan. Saat ini kelengkapan tersebut tengah diurus melalui Samsat.
‘’Saat ini masih diurus di Samsat,” tambahnya.
Sebelumnya, anggaran operasional bus sekolah gratis telah disetujui sebesar Rp 48 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan BBM dan gaji pengemudi.
Bus sekolah gratis tersebut disiapkan untuk melayani rute Kunduran–Blora. Layanan akan beroperasi dua kali sehari, yakni mengantar siswa pada pagi hari dan menjemput saat jam pulang sekolah.
Satu unit bus memiliki kapasitas sekitar 25 penumpang. Seluruh siswa yang menggunakan layanan tersebut tidak dipungut biaya. Pemkab Blora sebelumnya menargetkan launching bus sekolah gratis pada akhir bulan ini. Sedangkan operasional penuh dijadwalkan berlangsung pada November hingga Desember. (ozi/ind)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah