Festival Literasi Digital 2026, Kolaborasi EMCL dan PDPM Bojonegoro Luncurkan literasidigital.com

Bhagas Dani Purwoko • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 19:41 WIB
(ISTIMEWA)
(ISTIMEWA)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Puncak rangkaian Program Literasi Digital Sehat dan Cerdas untuk Remaja Tahun 2026 digelar melalui Festival Literasi Digital Bojonegoro 2026. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, kecakapan, dan praktik bermedia digital secara positif. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Malowopati Bojonegoro pada Selasa, 22 September 2026.

Festival tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, jajaran Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, 20 kepala sekolah/madrasah, serta sekitar 200 siswa SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga: Sukses Gaungkan Program PPM SKK Migas – EMCL 2026, LPPM Unigoro Raih Penghargaan ECHO MAKER

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kolaboratif antara Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bojonegoro dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, hingga kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro hadiri Festival Literasi Digital di Pendopo Malowopati. (ISITMEWA)
Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, hingga kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro hadiri Festival Literasi Digital di Pendopo Malowopati. (ISITMEWA)

Ketua PDPM Bojonegoro, Imam Akbar Alhoramein, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk sinergi berbagai pihak dalam memberikan perhatian terhadap perkembangan generasi muda di tengah pesatnya transformasi digital.

“Kegiatan ini merupakan sinergitas PDPM, EMCL, dan Pemkab Bojonegoro sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda agar bijak dalam menggunakan media digital,” ujar Imam Akbar Alhoramein.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, dan berjejaring. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan memilah informasi, memahami etika digital, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Baca Juga: Catatan Workshop dan Gathering Media dengan EMCL di Jogjakarta: Diskusi dengan Dewan Pers hingga Fun Football.

Perwakilan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Wahyu Sadewo, mengatakan bahwa program literasi digital tersebut diharapkan dapat mendorong siswa untuk tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga mampu menghasilkan konten yang kreatif dan memberikan dampak positif.

“Harapan kami dari program ini siswa lebih berkonten positif, lebih kreatif dalam bermedia,” ungkap Wahyu Sadewo.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program yang menyasar kalangan pelajar sebagai kelompok usia produktif.

Ia berharap penguatan literasi digital dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kemampuan masyarakat, khususnya generasi muda Bojonegoro, dalam memanfaatkan teknologi secara sehat, aman, cerdas, dan produktif.

“Dengan program literasi digital ini, Pemkab Bojonegoro berharap usia-usia produktif ini meningkat di skor literasi digital,” kata Hj. Nurul Azizah.

Festival Literasi Digital 2026 menjadi puncak dari rangkaian Program Literasi Digital Sehat dan Cerdas untuk Remaja Tahun 2026. Sebelum festival digelar, program telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari survei awal (baseline), pelatihan literasi digital, praktik baik, berbagai kompetisi, hingga proses penilaian dan penganugerahan bagi peserta dan sekolah.

Baca Juga: EMCL Dukung Gerakan Hijaukan Puncak Baswara di Rengel Tuban dengan Tanam 250 Bibit Pohon 

Selain menjadi ajang apresiasi terhadap para peserta, festival juga menjadi momentum untuk memperkenalkan dan meluncurkan website literasi digital sebagai salah satu sarana pendukung keberlanjutan program dan publikasi karya-karya pelajar Bojonegoro.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, program diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan dan perlombaan semata, tetapi dapat membangun ekosistem literasi digital yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Kolaborasi antara PDPM Bojonegoro, EMCL, dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas bermedia, kreatif berkarya, serta mampu memberikan dampak positif melalui ruang digital.

Editor : Hakam Alghivari
pdpm bojonegoro Nurul Azizah literasi digital emcl