STIE Cendekia Raih Radar Bojonegoro Awards 2026,Perkuat Kampus Entrepreneur dan Internasionalisasi

Muhammad Suaeb • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 08:00 WIB
APRESIASI: STIE Cendekia berhasil meriah penghargaan Radar Bojonegoro Award
APRESIASI: STIE Cendekia berhasil meriah penghargaan Radar Bojonegoro Award's 2026 Kategori The Inspiring Education Figure pada Kamis (17/9) lalu di Andrawina Ballroom Hotel Aston Bojonegoro. STIE Cendekia meriah penghargaan berkat komitmen sebagai kampus entrepreneur dan internasionalisas

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Komitmen STIE Cendekia Bojonegoro dalam mengembangkan pendidikan tinggi adaptif dan berorientasi global kembali mendapat apresiasi. Ketua STIE Cendekia Bojonegoro, Dr. Nurul Mazidah, SE., MSA., Ak., menerima Radar Bojonegoro Award 2026 kategori The Inspiring Education Figure pada Kamis (17/9/2026).

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kiprah di bidang pendidikan sekaligus momentum bagi STIE Cendekia Bojonegoro untuk memperkuat arah pengembangan institusi. Dua hal yang menjadi perhatian utama adalah penguatan entrepreneurship dan internasionalisasi pendidikan.

Bagi STIE Cendekia, perguruan tinggi tidak cukup hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan akademik. Mahasiswa juga perlu memiliki keberanian menciptakan peluang, kemampuan membaca perubahan, pengalaman praktis, serta wawasan global agar mampu menghadapi dinamika dunia kerja dan dunia usaha.

Baca Juga: SDIT Insan Permata Bojonegoro Raih Penghargaan Radar Bojonegoro Award 2026

Membangun Mental Entrepreneur dari Kampus

Semangat entrepreneurship menjadi salah satu karakter yang terus dibangun di lingkungan STIE Cendekia Bojonegoro. Kewirausahaan tidak hanya diposisikan sebagai materi pembelajaran, tetapi diupayakan hadir melalui berbagai pengalaman dan aktivitas mahasiswa.

Mahasiswa didorong untuk memiliki pola pikir sebagai pencipta peluang, bukan hanya sebagai pencari pekerjaan. Melalui berbagai kegiatan praktik bisnis, pengembangan ide usaha, bazar, pemberdayaan UMKM, dan aktivitas kewirausahaan lainnya, mahasiswa mendapatkan kesempatan belajar menghadapi persoalan bisnis secara langsung.

Pendekatan tersebut diarahkan membentuk lulusan yang memiliki kreativitas, keberanian mengambil keputusan, kemampuan beradaptasi, serta kepekaan terhadap berbagai peluang di lingkungan sekitar.

Dengan demikian, lulusan STIE Cendekia memiliki pilihan yang lebih luas setelah menyelesaikan pendidikan, baik berkarier sebagai profesional maupun membangun usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan.


Internasionalisasi Jadi Prioritas

Selain entrepreneurship, internasionalisasi menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan STIE Cendekia Bojonegoro. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan pengalaman serta perspektif internasional.

Salah satunya melalui Cultural Camp, program internasional yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Program ini menjadi ruang pertemuan mahasiswa STIE Cendekia dengan mahasiswa asing dari berbagai negara dalam suasana pembelajaran dan pertukaran budaya.

Hingga saat ini, kegiatan Cultural Camp STIE Cendekia telah menghadirkan 30 mahasiswa asing dari 13 negara ke Bojonegoro.

Kehadiran mahasiswa asing tersebut tidak hanya menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa STIE Cendekia. Lebih jauh, program tersebut membuka ruang interaksi lintas budaya sekaligus memperkenalkan Bojonegoro dan potensi daerah kepada peserta dari berbagai negara.

Mahasiswa diajak berinteraksi, berdiskusi, mengenal budaya, serta mengikuti berbagai aktivitas bersama mahasiswa internasional. Dengan cara tersebut, pengalaman internasional tidak harus selalu diperoleh dengan pergi ke luar negeri, tetapi juga dapat dibangun melalui lingkungan kampus yang terbuka terhadap dunia global.

Dokumen Jawapos Radar Bojonegoro
Dokumen Jawapos Radar Bojonegoro

Tidak Hanya Mendatangkan Mahasiswa Asing

Internasionalisasi di STIE Cendekia juga berjalan melalui arah sebaliknya. Tidak hanya mendatangkan mahasiswa asing ke Bojonegoro, tetapi juga membuka kesempatan bagi sivitas akademika untuk mendapatkan pengalaman langsung di luar negeri.

Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dosen STIE Cendekia telah melaksanakan kegiatan pengabdian di Thailand dan Vietnam.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dosen, membangun jejaring internasional, serta melihat secara langsung berbagai praktik dan pendekatan pemberdayaan masyarakat di negara lain.

Kegiatan internasional semacam ini menjadi ruang bagi dosen untuk membawa pengalaman dari luar negeri kembali ke lingkungan kampus dan masyarakat. Sehingga kerja sama internasional tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat memberikan manfaat bagi pengembangan akademik maupun pengabdian.


 

Menyiapkan Lulusan Berwawasan Global

Penguatan entrepreneurship dan internasionalisasi menjadi dua bagian yang saling melengkapi dalam visi pengembangan STIE Cendekia Bojonegoro.

Mental entrepreneur membekali mahasiswa dengan keberanian menciptakan peluang dan menghasilkan solusi. Sementara pengalaman internasional memperluas cara pandang mahasiswa terhadap perkembangan bisnis, ekonomi, teknologi, budaya, dan dunia kerja.

Melalui pendekatan tersebut, STIE Cendekia berupaya membangun ekosistem pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik, karakter entrepreneur, kemampuan beradaptasi, serta wawasan global. Ketua STIE Cendekia Bojonegoro, Dr. Nurul Mazidah, menyampaikan bahwa penghargaan Radar Bojonegoro Award yang diterimanya bukan merupakan pencapaian pribadi semata.

‘’Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi yang diberikan melalui Radar Award ini. Penghargaan ini tentu bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh keluarga besar STIE Cendekia Bojonegoro yang selama ini telah bekerja bersama, berkomitmen, dan memberikan dedikasi terbaik untuk kemajuan institusi,” ungkapnya.

Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi energi bagi seluruh keluarga besar STIE Cendekia untuk terus melakukan pengembangan dan memberikan kontribusi yang lebih luas.

Baca Juga: Dr. KH Tamam Syaifuddin, M.Si. Raih Radar Bojonegoro Awards 2026

‘’Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan. Semoga penghargaan ini menjadi energi positif untuk membawa STIE Cendekia semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Penghargaan The Inspiring Education Figure dalam Radar Bojonegoro Award 2026 menjadi salah satu momentum bagi STIE Cendekia untuk melanjutkan berbagai inovasi yang telah dibangun.

Ke depan, STIE Cendekia Bojonegoro berkomitmen memperkuat pendidikan berbasis entrepreneurship, memperluas jejaring internasional, meningkatkan kolaborasi lintas negara, serta menghadirkan pengalaman belajar yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman.

Dari Bojonegoro untuk dunia, STIE Cendekia ingin terus melahirkan lulusan yang berani menciptakan peluang, mampu beradaptasi dengan perubahan, memiliki wawasan global, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (*/irv)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Radar Bojonegoro Award 2026 The Inspiring Education Figure penghargaan pendidikan tinggi stie cendekia bojonegoro