Cabdindik Lakukan Penelusuran Tamatan, Tahun Ini Ada 7.580 Lulusan SMK di Bojonegoro

M. Irvan Romadhon • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:00 WIB
ILUSTRASI SISWA (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
ILUSTRASI SISWA (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM  - Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban kini tengah melakukan tracer study atau penelusuran tamatan. Penelusuran tamatan tersebut berlangsung sejak 31 Juli hingga 31 Oktober mendatang.

Penelusuran tamatan tersebut dilakukan untuk menelusuri jejak alumni. Baik yang sudah bekerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha.

Baca Juga: Sinergi Lindungi Remaja, Bojonegoro Ubah Tantangan Cyberbullying Jadi Gerakan Digital Sehat

Kasi SMK Cabdindik Bojonegoro-Tuban Unsa Hudiana mengatakan tracer study SMK baru dimulai akhir bulan lalu. Kemudian batas waktu penelusuran tamatan hingga akhir Oktober. Namun data selesai akhir tahun mendatang.

Unsa menjelasakan tujuan penelusuran tamatan untuk menelusuri jejak alumni. Baik yang berkerja, melanjutkan, dan berwirausaha. Terlebih di tahun ajaran 2025/2026 lalu terdapat 7.580 SMK di Bojonegoro.

Baca Juga: 122 Siswa Bojonegoro Tunggu Hasil OSN Jatim

Menurut Unsa teknis penelusuran dilakukan dengan Dinas Pendidikan (disdik) Jatim membuat link. Kemudian link tersebut dikirimkan ke lulusan agar mengisi data. Namun sadar dalam hal ini tidak mampu 100 persen semua lulusan mengisi. Sehingga selain lulusan, pihak SMK bisa membantu mengisi data lulusan.

‘’Belum tentu berhasil menghimpun semua data alumni,” ungkapnya.

Pihaknya meminta pada satuan pendidikan untuk meneruskan link penelusuran tamatan pada semua peserta lulusan. Juga peserta lulusan harus mengisi.

‘’Sehingga bisa diketaui lulusan sukses sesuai harapan dan cita-citanya masing-masing,” ujarnya. (irv/msu)

Editor : Hakam Alghivari
Penelusuran Tamatan bojonegoro Cabdindik Bojonegoro Tuban smk