RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sekolah Rakyat (SR) di gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kecamatan Dander ternyata masih belum permanen.
Buktinya, pemerintah kabupaten (pemkab) mengusulkan lokasi permanen SR di Desa Beji, Kecamatan Kedewan.
Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro Nur Sujito, akan dibuatkan lokasi permanen SR. "Lokasi berada di Desa Beji, Kecamatan Kedewan. Pemkab memiliki lahan di sana ( Desa Beji)," katanya saat rapat kerja di Komisi C DPRD badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD) dan dinsos pada 8 September.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinsos Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto mengatakan, untuk lokasi permanen SR masih proses pengusulan ke kementerian sosial (kemensos). "Masih proses pengusulan ke kemensos," katanya terpisah.
Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro M. Choirul Anam membenarkan adanya informasi saat hearing bersama BPKAD, dinsos, dan perwakilan SR bahwa pemkab sudah menyiapkan lahan di Kecamatan Kedewan. Menurutnya, SR merupakan program prioritas pemerintah pusat dengan anggaran dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Sedangkan, lanjut dia, pemkab hanya menyiapkan lahan. Sebagai salah satu upaya memberi kesempatan masyarakat dari kalangan tidak mampu untuk mendapatkan pendidikan layak. "Tujuannya anak-anak bisa fokus belajar meraih prestasi. Harapannya kelak bisa meraih mimpi sebagai generasi penerus bangsa dan meningkatkan taraf hidup keluarga," tuturnya.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, selaras dengan pepatah jika ingin bahagia di dunia maka harus dengan ilmu dan jika ingin bahagia di akhir juga dengan ilmu. "Jika ingin bahagia di dunia dan akhirat maka harus dengan mu. Begitu pentingnya ilmu atau pendidikan untuk kebahagiaan di dunia dan akhirat," tutur pria asal Kecamatan Kedungadem itu. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana