RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pendaftaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMPN Bojonegoro tahap pertama sudah ditutup 3 Mei lalu. Juga pengumuman jalur afrimasi, mutasi, dan prestasi tersebut berlangsung 5 Mei.
Namun, terdapat tujuh SMPN yang tak mendapatkan murid baru di SMPB tahap offline itu. Sehingga, pagu jalur afrimasi, mutasi, dan prestasi belum terisi. Dan, bakal diakumulasikan di tahap kedua jalur domisili.
Ketujuh SMPN tersebut terdiri atas SMPN 1 Temayang, SMPN 1 Bubulan, SMPN 1 Kepohbaru, SMPN 2 Kepohbaru, SMPN 2 Gondang, SMPN 2 Purwosari, dan SMPN 3 Kedungadem.
Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro belum mendapat laporan terkait kondisi tersebut. Namun, memperkirakan pendaftar akan banyak mendaftar di jalur domisili yang dibuka 20 Mei mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 1 Temayang Eminingsih mengatakan, baru beberapa hari bertugas di SMPN berada di Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk tersebut. Juga berbarengan dengan adanya libur. Sehingga, belum mengetahui detail hasil SPMB tahap pertama.
’’Mohon maaf saya baru masuk (ke SMPN 1 Temayang) beberapa hari lalu, belum membaca hasil SPMB,” jelasnya. Eminingsih menambahkan, akan mengonfirmasi panitia SPMB di sekolah. Juga melihat detail data SPMB jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi di SMPN 1 Temayang. ’’Belum sempat konfirmasi kepada panitia,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Zamroni mengatakan, belum mendapatkan laporan dari SMPN tersebut mengenai tak ada pendaftar di SPMB tahap pertama.
’’Akan kami konfirmasi ke sekolah bersangkutan,” ungkapnya. ’’SMPN tersebut berada di wilayah pinggiran. Sehingga, pendaftar lebih banyak berminat mendaftar di jalur domisili,” tambahnya.
Diperkirakan pada pendaftaran tahap kedua SPMB jalur domisili pada 20 Mei mendatang bakal banyak pendaftar. (irv/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana