Masih Ada Kuota, Seleksi Beasiswa Hafiz Blora Diperpanjang

Hakam Alghivari • Dipublikasikan Kamis, 24 Oktober 2024 | 22:00 WIB
PESANTREN: Beberapa santri pondok pesantren Al Muhammad Cepu berjalan menuju pondok sambil membawa kitab.
PESANTREN: Beberapa santri pondok pesantren Al Muhammad Cepu berjalan menuju pondok sambil membawa kitab.

 

 

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Pemkab mulai menyeleksi para hafiz atau penghafal Alquran untuk mendapatkan beasiswa. Setiap desa dan kelurahan diberi porsi satu hafiz. Para penerima beasiswa nantinya akan memperoleh uang dari pemkab sebesar Rp 2 juta.

Namun, sampai saat ini, masih ada kuota belum terisi, sehingga pendaftaran diperpanjang. Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemkab Blora Mujo Sugiyono mengatakan, proses seleksi administrasi beasiswa satu desa satu hafiz sudah berlangsung sejak 16 Oktober lalu.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan jumlah pendaftar hingga kemarin (22/10). Sebab menunggu hasil rekapitulasi akhir pendaftaran oleh tim seleksi pada 24 Oktober. ’’Sudah diperpanjang, pada akhir tanggal perpanjangan kami akan informasikan,” ungkapnya.

Mujo menerangkan, kebijakan perpanjangan diambil agar program bisa diakses maksimal oleh masyarakat Karena masih terdapat 51 desa di 13 kecamatan masih belum terisi kuota. Pihaknya menegaskan, satu desa hanya boleh diisi oleh satu hafiz.

’’Jadi, kalau misalkan ada kuota desa yang tidak terisi, sementara ada desa lain ada dua hafiz, maka tidak bisa dimasukkan. Karena satu desa harus satu hafiz,” jelasnya. Ia mengatakan, program satu desa satu hafiz tersebut diperuntukkan untuk 295 desa dan kelurahan.

Rencananya, pemkab akan memberikan beasiswa sebesar Rp 2 juta untuk satu kali penerimaan. ’’Tidak menerus, hanya satu kali diambilkan dari APBD,” katanya. (luk/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
kuota belum terpenuhi Program Satu Desa pendaftaran alquran apbd Penghafal penerimaan beasiswa Beasiswa Hafidz Al Quran beasiswa pendaftar kuota hafiz Diperpanjang Al Quran Pemkab Blora hafiz & hafizah