BLORA, Radar Bojonegoro - Usulan penyediaan enam armada bus untuk angkutan sekolah kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih proses pengkajian. Pasalnya, transportasi publik bagi pelajar saat ini dibutuhkan karena hampir punah.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora ingin membenahi jaringan transportasi publik dan mengurangi angka kecelakaan bagi para pelajar.
Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Umum Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora Ngadiyanto mengatakan, pada 2023 lalu pihaknya berupaya mengirimkan usulan untuk mendatangkan armada angkutan bus bagi para pelajar kepada Kemenhub.
Jika terealisasi, maka nantinya fasilitas bus tersebut akan digratiskan. ’’Usulan yang kami minta itu ada enam angkutan bus sekolah,” ucapnya. Ngadiyanto menerangkan, apabila terealisasi angkutan bus sekolah, rencananya ditempatkan pada koridor Cepu-Blora sebanyak dua armada, Blora-Kunduran dua armada, dan Blora Kota dua armada.
Selain mempermudah mobilitas pelajar, angkutan bus sekolah diyakini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar. ’’Bus itu diproyeksikan untuk mengangkut para pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Blora,” paparnya.
Namun, pihaknya mengaku belum bisa memastikan realisasi tahun ini. Sebab, saat ini masih proses pengkajian oleh kementerian. Pihaknya akan berupaya untuk menggeliatkan kembali transportasi umum di Kabupaten Blora.
Sebab, saat ini kondisi angkutan transportasi di Blora sudah mulai punah. ’’Masih tahap pengkajian, kami belum bisa memastikan realisasinya,” jelasnya. Ngadiyanto mengungkapkan, penambahan fasilitas kendaraan tersebut sebagai salah satu cara untuk pemecahan masalah ketertiban lalu lintas.
Terlebih, saat ini, pemkab tengah membenahi jaringan transportasi publik di 16 kecamatan. Pihaknya menegaskan, bantuan dari kementerian kepada Pemkab Blora itu dirasa cukup penting.
Diharapkan bisa membantu orang tua siswa yang selama ini pergi ke sekolah menggunakan ojek atau becak. ’’Apabila nanti direalisasikan, bus angkutan akan menjadi tanggung jawab APBD Blora dalam urusan perawatan dan bensin. Semoga dengan adanya bus sekolah itu bisa meringankan beban keuangan warga,” tutupnya. (luk/bgs)
Editor : Hakam Alghivari