Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Pengadaan Buku Perpustakaan Bojonegoro Dianggarkan Rp 3 Miliar

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 16 Juli 2024 | 18:20 WIB
MEMILIH BUKU: Pelajar sedang memilih buku di perpustakaan Dispusip Bojonegoro kemarin (15/7). (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
MEMILIH BUKU: Pelajar sedang memilih buku di perpustakaan Dispusip Bojonegoro kemarin (15/7). (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bojonegoro menerima anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk pengadaan buku tahun ini. Rencana sejumlah buku bakal digilir di setiap kecamatan.

Harapannya meningkatkan literasi masyarakat. ‘’Setiap tahun tidak mesti ada pengadaan buku. Tapi, tahun ini ada,’’ kata Kepala Dispusip Bojonegoro Erick Firdaus kemarin (15/7).

Menurutnya, pengadaan buku tidak setiap tahun itu disebabkan alokasi anggaran. Namun, pihaknya merasa bersyukur mendapat alokasi sekitar Rp 3 miliar untuk pengadaan buku yang diadakan dalam bentuk cetak tahun ini.

Jenisnya beragam, mulai agama, anak-anak, hingga umum, mencakup eksakta dan sosial humaniora (soshum) hingga keterampilan. ‘’Baru tahun ini banyak (anggarannya). Karena memang sangat dibutuhkan,’’ ujar Erick sapaan akrabnya.

Dia menjelaskan, pengadaan buku dinilai cukup mendesak. Sebab, kondisi buku cetak hingga perubahan dan perkembangan ilmu harus diikuti dan diperbarui. Sedangkan, tambah dia, dari anggaran tersedia jumlah pengadaan mencapai 30 ribu sampai 40 ribu buku.

Ini tidak hanya disediakan atau disimpan di perpustakaan. Melainkan digilir dari kecamatan ke kecamatan. ‘’Bukunya tidak bersifat hibah. Nantinya rolling entah empat atau enam bulan sekali. Karena saat ini masih proses pengadaan,’’ terangnya.

Erick melanjutkan, penggiliran buku tersebut dilakukan di 28 kecamatan dan 50 pondok pesantren. Untuk pondok yang terdampak, dia mengatakan, berkoordinasi dengan kantor kementerian agama (kemenag). Dia berharap, program dan anggaran ini dapat meningkatkan literasi masyarakat.

Sebab, penting untuk membaca dan melatih daya pikir melalui ilmu pengetahuan. Dia menuturkan, target maksimal pelaksanaan program dilakukan sekitar dua hingga tiga bulam ke depan. Karena masih proses panjang seperti pengkodean buku. ‘’Saat ini masih di kecamatan untuk rolling. Belum sampai di tingkat desa,’’ beber pria dua anak itu. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#soshum #pondok #Anggaran #rp 3 miliar #kemenag #Dispusip #Buku #perpustakaan #bojonegoro #pengadaan #cetak