RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Motor listrik semakin menjadi pilihan bagi masyarakat yang mencari kendaraan praktis untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Beragam model dan harga yang ditawarkan membuat konsumen memiliki banyak pilihan sebelum menentukan kendaraan yang sesuai.
Namun, membeli motor listrik sebaiknya tidak dilakukan hanya karena tertarik dengan desain, harga, atau tren kendaraan ramah lingkungan. Ada sejumlah hal penting yang perlu dipersiapkan agar motor yang dibeli benar-benar sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Motor Listrik Semakin Populer, 5 Keunggulan yang Membuat Orang Beralih dari Motor Konvensional
Mulai dari menentukan anggaran hingga memastikan ketersediaan tempat pengisian daya, berikut 5 hal yang perlu kamu siapkan sebelum membeli motor listrik.
1. Siapkan Anggaran Sesuai Kemampuan
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah menentukan anggaran untuk membeli motor listrik. Jangan hanya menghitung harga kendaraan, tetapi pertimbangkan juga biaya tambahan yang mungkin muncul setelah pembelian.
Biaya tersebut dapat mencakup perlengkapan keselamatan, pajak kendaraan, perawatan, aksesori, hingga kebutuhan listrik untuk mengisi baterai.
Jika memilih pembelian secara kredit, hitung besaran cicilan dan sesuaikan dengan kemampuan keuangan. Hindari mengambil cicilan yang terlalu besar hanya demi mendapatkan motor listrik dengan spesifikasi lebih tinggi.
2. Ketahui Kebutuhan Jarak Tempuh
Sebelum memilih motor listrik, calon pembeli perlu mengetahui jarak perjalanan sehari-hari. Hal ini berkaitan langsung dengan kapasitas baterai dan jarak tempuh kendaraan.
Misalnya, motor hanya digunakan untuk perjalanan rumah-kantor, mengantar anak, atau berbelanja dengan jarak relatif dekat. Dalam kondisi tersebut, motor dengan jarak tempuh standar mungkin sudah mencukupi.
Sementara itu, pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh sebaiknya mempertimbangkan motor listrik dengan kapasitas baterai lebih besar.
Perlu diingat, jarak tempuh yang tercantum dalam spesifikasi pabrikan dapat berbeda dengan kondisi penggunaan sebenarnya. Kecepatan, beban pengendara, kondisi jalan, dan gaya berkendara dapat memengaruhi konsumsi baterai.
3. Pastikan Ada Tempat Pengisian Baterai
Salah satu hal penting sebelum membeli motor listrik adalah memastikan ketersediaan tempat untuk mengisi daya.
Jika motor akan digunakan setiap hari, idealnya pengguna memiliki akses pengisian daya yang mudah di rumah. Periksa kondisi instalasi listrik dan pastikan lokasi pengisian aman dari air maupun gangguan lainnya.
Baca Juga: Motor Listrik Bekas: Jangan Tertipu Odometer, Begini Cara Mengecek Kondisi Baterainya
Bagi masyarakat yang tinggal di kos, apartemen, atau rumah kontrakan, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu mengenai aturan pengisian baterai kendaraan listrik.
Hal ini penting agar pengguna tidak mengalami kesulitan ketika harus mengisi daya secara rutin.
4. Pelajari Baterai dan Sistem Pengisian
Baterai merupakan salah satu komponen paling penting pada motor listrik. Karena itu, calon pembeli perlu memahami kapasitas baterai, waktu pengisian, jenis baterai, garansi, serta estimasi masa pakainya.
Perhatikan pula sistem baterai yang digunakan. Beberapa motor listrik menggunakan baterai yang dapat dilepas, sedangkan model lainnya menggunakan baterai yang terpasang di dalam kendaraan.
Ada pula kendaraan yang menawarkan sistem battery swap atau penukaran baterai. Sistem tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang membutuhkan proses pengisian lebih praktis.
Jangan lupa menanyakan biaya penggantian baterai apabila performanya sudah menurun. Informasi ini penting untuk menghitung biaya kepemilikan motor dalam jangka panjang.
5. Cek Bengkel dan Layanan Purna Jual
Harga dan spesifikasi bukan satu-satunya pertimbangan ketika membeli motor listrik. Layanan purna jual juga perlu diperhatikan.
Sebelum membeli, cari tahu apakah merek tersebut memiliki bengkel resmi atau jaringan servis yang mudah dijangkau dari tempat tinggal. Pastikan pula suku cadang tersedia dan teknisi memiliki kemampuan menangani kendaraan listrik.
Selain itu, baca dengan teliti ketentuan garansi. Perhatikan masa garansi motor, baterai, motor penggerak, serta komponen kelistrikan lainnya.
Layanan purna jual yang baik dapat membuat pemilik lebih tenang ketika kendaraan membutuhkan perawatan atau mengalami masalah teknis.
Jangan Hanya Tergiur Harga Murah
Membeli motor listrik membutuhkan pertimbangan yang lebih matang agar kendaraan yang dipilih dapat digunakan secara optimal. Harga memang penting, tetapi jangan menjadikannya sebagai satu-satunya faktor penentu.
Baca Juga: Mau Beli Motor Listrik? Kenali Perbedaan Sewa, Beli, dan Swap Baterai untuk Pekerja hingga Ojol
Pastikan motor listrik sesuai dengan anggaran, kebutuhan jarak tempuh, fasilitas pengisian daya, teknologi baterai, serta layanan purna jual.
Dengan melakukan riset sebelum membeli, konsumen dapat menghindari kesalahan dalam memilih kendaraan dan mendapatkan motor listrik yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Kesimpulan
Sebelum membeli motor listrik, setidaknya ada lima hal yang perlu dipersiapkan, yaitu anggaran, kebutuhan jarak tempuh, tempat pengisian baterai, pemahaman mengenai baterai, serta layanan purna jual.
Dengan mempertimbangkan kelima hal tersebut, keputusan membeli motor listrik bisa menjadi lebih tepat dan tidak hanya berdasarkan tren semata. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko