Motor Listrik Semakin Populer, 5 Keunggulan yang Membuat Orang Beralih dari Motor Konvensional

Andhika Feriawan • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:50 WIB
Keunggulan motor listrik yang tidak ada di motor konvensional. (AI/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Keunggulan motor listrik yang tidak ada di motor konvensional. (AI/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penggunaan sepeda motor listrik di Indonesia mulai semakin mendapat perhatian. Kendaraan roda dua berbasis baterai kini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan tertentu, tetapi mulai menjadi pilihan masyarakat untuk aktivitas harian.

Dorongan tersebut tidak lepas dari sejumlah keunggulan yang ditawarkan motor listrik dibandingkan sepeda motor konvensional berbahan bakar bensin. Pemerintah juga terus mendorong percepatan elektrifikasi kendaraan sebagai bagian dari transisi energi nasional.

Lantas, apa saja keunggulan motor listrik yang membuat masyarakat mulai tertarik beralih?

1. Biaya Operasional Lebih Hemat

Salah satu alasan utama masyarakat memilih motor listrik adalah biaya energi yang relatif lebih rendah. Motor listrik menggunakan energi dari baterai, sehingga pengguna tidak perlu membeli bensin untuk setiap perjalanan.

Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Bikin Baterai Motor Listrik Cepat Menurun, Hindari Mulai Sekarang

Kementerian ESDM sebelumnya mencatat penggunaan motor listrik dapat memberikan penghematan biaya operasional dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Dalam salah satu kajiannya, kendaraan listrik juga disebut memiliki biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional.

Bagi pengguna yang setiap hari menempuh jarak cukup jauh, selisih biaya tersebut dapat terasa dalam pengeluaran bulanan.

2. Perawatan Lebih Sederhana

Motor listrik memiliki sistem penggerak yang lebih sederhana dibandingkan mesin pembakaran internal. Tidak adanya mesin berbahan bakar bensin membuat pengguna tidak perlu melakukan sejumlah perawatan seperti penggantian oli mesin dan busi.

Meski demikian, bukan berarti motor listrik bebas perawatan. Komponen seperti rem, ban, sistem kelistrikan, serta baterai tetap perlu diperiksa secara berkala agar kendaraan tetap aman dan optimal.

3. Akselerasi Responsif dan Suara Lebih Senyap

Motor listrik memiliki karakter tenaga yang berbeda dengan motor konvensional. Motor listrik dapat menghasilkan torsi sejak putaran awal sehingga respons akselerasinya terasa cepat.

Selain itu, suara motor listrik juga cenderung lebih senyap karena tidak menggunakan mesin pembakaran internal. Kondisi tersebut membuat pengalaman berkendara di kawasan perkotaan maupun permukiman terasa lebih nyaman.

4. Tidak Menghasilkan Emisi Gas Buang dari Knalpot

Keunggulan lain yang menjadi daya tarik motor listrik adalah tidak adanya emisi gas buang langsung dari knalpot. Karena tidak membakar bensin saat digunakan, motor listrik tidak menghasilkan asap knalpot seperti kendaraan konvensional.

Penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu bagian dari upaya mengurangi emisi di sektor transportasi. Pemerintah sendiri terus mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional.

Baca Juga: Mau Beli Motor Listrik? Kenali Perbedaan Sewa, Beli, dan Swap Baterai untuk Pekerja hingga Ojol

5. Pilihan Pengisian Daya Semakin Beragam

Perkembangan ekosistem kendaraan listrik juga membuat pengisian daya semakin mudah. Selain melakukan pengisian di rumah, pengguna dapat memanfaatkan fasilitas pengisian daya atau sistem penukaran baterai yang tersedia untuk model tertentu.

Sistem swap baterai bahkan memungkinkan pengguna mengganti baterai yang telah habis dengan baterai terisi tanpa harus menunggu proses pengisian. Model seperti ini dinilai menarik bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, termasuk pengemudi ojek daring dan kurir.

Tetap Perhatikan Kebutuhan Sebelum Membeli

Meski menawarkan berbagai keunggulan, motor listrik tetap memiliki sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum dibeli. Calon pengguna sebaiknya mempertimbangkan jarak tempuh, kapasitas dan garansi baterai, ketersediaan bengkel, jaringan pengisian daya, serta kebutuhan perjalanan sehari-hari.

Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, motor listrik dapat menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan dengan biaya operasional lebih efisien dan pengalaman berkendara yang berbeda dari motor konvensional.

Perkembangan pasar dan ekosistem pendukung yang semakin luas membuat motor listrik berpotensi menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat Indonesia di masa mendatang. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
motor konvensional kendaraan bahan bakar motor listrik otomotif