Nostalgia: Honda Pernah Jual Mobil Sekaligus Motor Mini, Bisa Dilipat dan Masuk Bagasi

Hakam Alghivari • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Honda City tahun 1982 dirilis satu paket dengan motor mini. (WIKIPEDIA)
Honda City tahun 1982 dirilis satu paket dengan motor mini. (WIKIPEDIA)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jauh sebelum konsep mobilitas multimoda dan kendaraan portabel ramai dibicarakan, Honda sudah lebih dulu mencoba menggabungkan mobil dan sepeda motor dalam satu konsep.

Pada awal 1980-an, Honda menghadirkan Motocompo, motor mini yang dirancang khusus agar dapat dilipat dan dibawa di dalam bagasi Honda City.

Konsep tersebut menjadi salah satu eksperimen otomotif Honda yang paling unik. Mobil digunakan untuk perjalanan utama, sementara motor mini dapat dikeluarkan ketika pemilik membutuhkan kendaraan untuk mobilitas jarak pendek di kawasan perkotaan. 

Baca Juga: Jangan Abaikan Tanda Ini pada Mobil, Bisa Jadi Awal Kerusakan Serius

Motor Mini yang Bisa Dilipat

Motocompo diperkenalkan Honda pada 1981 bersamaan dengan generasi pertama Honda City di Jepang.

Berbeda dari motor konvensional, Motocompo dirancang dengan bentuk yang sangat kompak. Stang, jok, dan beberapa bagian lainnya dapat dilipat ke dalam bodi sehingga motor berubah menjadi bentuk menyerupai kotak.

Dengan bobot sekitar 42 kilogram, Motocompo dapat diangkat dan dimasukkan ke bagasi Honda City.

Motor tersebut menggunakan mesin 49 cc satu silinder dua-tak dengan transmisi otomatis. Tenaganya memang kecil, tetapi sesuai dengan tujuan awalnya sebagai kendaraan untuk perjalanan jarak pendek.
Kecepatan maksimumnya berada di kisaran 30–35 kilometer per jam.

Baca Juga: Penyebab Ban Mobil Pecah di Jalan Tol, Bukan Cuma Usia

Dirancang Sebagai Pasangan Honda City

Keunikan Motocompo bukan hanya ukurannya.

Honda memang mengembangkan motor tersebut dengan mempertimbangkan keterbatasan ruang pada Honda City. Karena itu, ukuran dan bentuk Motocompo dibuat agar dapat dibawa menggunakan mobil.
Konsepnya sederhana.

Pemilik menggunakan Honda City untuk perjalanan utama. Setelah mobil diparkir, Motocompo dapat dikeluarkan dari bagasi dan digunakan untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi yang sulit dijangkau mobil.

Konsep tersebut kini dapat disebut sebagai multimodal transportation, tetapi pada awal 1980-an Honda sudah mencoba menerapkannya dalam bentuk yang sangat sederhana.

Bukan Motor untuk Perjalanan Jauh

Dari spesifikasinya, jelas Motocompo bukan dibuat sebagai pengganti sepeda motor biasa.

Baca Juga: 5 Penyebab Konsumsi BBM Mobil Menjadi Boros, Salah Satunya Sering Diabaikan

Mesin 49 cc dan kecepatan maksimum yang rendah membuat kendaraan ini lebih cocok digunakan untuk perjalanan pendek.
Honda justru menempatkan keterbatasan tersebut sebagai bagian dari konsepnya.

Motocompo ditujukan untuk konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis setelah meninggalkan mobil.
Desainnya juga mengutamakan kemudahan penyimpanan dibanding performa.

Produksinya Hanya Sebentar

Motocompo diproduksi pada awal dekade 1980-an dan masa produksinya relatif singkat, sekitar 1981 hingga 1983.
Honda memproduksi sekitar 50 ribu unit Motocompo selama periode tersebut.

Jumlah tersebut membuat Motocompo tidak bisa disebut sebagai produk massal yang bertahan lama. Namun, justru keunikannya membuat kendaraan ini memiliki tempat khusus dalam sejarah Honda.

Seiring berjalannya waktu, Motocompo semakin dikenal sebagai salah satu produk Honda yang unik dan berbeda dari motor pada umumnya.

Baca Juga: Bisa Pakai Biosolar, Daftar 6 Mobil Diesel Lawas yang Masih Layak Jalan pada 2026

Kini Jadi Barang Koleksi

Lebih dari empat dekade setelah diperkenalkan, Motocompo justru kembali mendapatkan perhatian dari penggemar otomotif.

Desain retro, ukuran yang sangat kecil dan konsepnya yang tidak biasa membuat motor ini menarik bagi kolektor kendaraan Jepang.
Motocompo juga mendapatkan perhatian lebih luas seiring meningkatnya popularitas kendaraan klasik Jepang dan budaya Japanese Domestic Market (JDM).

Menariknya, Honda kembali mengeksplorasi konsep kendaraan mobilitas portabel melalui berbagai produk dan konsep modern. Meski teknologi dan bentuknya berbeda, gagasan dasarnya memiliki kemiripan: kendaraan berukuran kecil yang dapat membantu manusia berpindah dalam jarak dekat.

Ide Lama yang Terasa Modern

Motocompo menunjukkan bahwa gagasan mengenai mobilitas perkotaan sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya baru.

Lebih dari 40 tahun lalu, Honda sudah mencoba menjawab persoalan yang masih relevan hingga sekarang: bagaimana seseorang dapat berpindah dengan mudah setelah mobilnya diparkir?

Baca Juga: Deretan Helm Full Face Mahal yang Dijual Resmi di Indonesia, Harganya Tembus Puluhan Juta

Jawabannya pada masa itu bukan aplikasi transportasi online atau kendaraan listrik, melainkan sebuah motor 49 cc yang bisa dilipat dan dimasukkan ke bagasi mobil.

Honda City dan Motocompo akhirnya menjadi salah satu kombinasi paling unik dalam sejarah otomotif Jepang—sebuah konsep yang pada zamannya terlihat nyeleneh, tetapi kini justru terasa sangat futuristis. (kam/bgs) 

Editor : Hakam Alghivari
Honda city motocompo nostalgia