3 Poin Inti Fenomena Motor 2-Tak:
-
Dari Kendaraan Lawas Menjadi Aset Investasi: Keterbatasan unit dengan kondisi orisinal dan surat lengkap membuat harga motor sport 2-tak melonjak drastis, jauh melampaui harga barunya di masa lalu.
-
Sensasi Mesin yang Tak Tergantikan: Teknologi khas masing-masing pabrikan seperti RC Valve, YPVS, dan Super KIPS menawarkan lonjakan tenaga instan yang sulit direplikasi oleh motor 4-tak modern.
-
Lima Penguasa Pasar Kolektor: Saat ini, perburuan tertinggi di Tanah Air didominasi oleh Honda NSR 150 SP, Yamaha TZM 150, Yamaha RX King, Suzuki RGR, dan Kawasaki Ninja 150 RR.
RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Meski sudah tidak lagi diproduksi dan digempur oleh teknologi motor modern, motor sport bermesin 2-tak kini justru merajai bursa motor hobi dengan lonjakan harga yang fantastis hingga menembus angka ratusan juta rupiah.
Bagi para kolektor dan penghobi otomotif, sensasi tarikan mesin yang super responsif (kerap disebut "njambak") serta populasi unitnya yang makin langka menjadikan kuda besi berasap ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan instrumen investasi jangka panjang yang sangat menggiurkan.
Buat kamu yang ingin bernostalgia atau sedang hunting aset otomotif bernilai tinggi, berikut adalah ulasan lima motor sport 2-tak yang pernah menjadi raja jalanan di Indonesia:
1. Honda NSR 150 SP (The Most Wanted)
Dikembangkan langsung oleh Honda Racing Corporation (HRC), seri NSR 150 SP (Special Production) yang masuk via Importir Umum (IU) pada 2001 kini harganya bisa tembus di atas Rp100 jutaan! Nilai jual tertingginya terletak pada penggunaan single arm ikonik ala motor balap Mick Doohan di GP500. Dibekali mesin 149cc, karburator Keihin PE28, dan teknologi RC Valve, motor ini mampu memuntahkan tenaga brutal hingga 39,5 PS dan torsi 27 Nm.
2. Yamaha TZM 150
Lahir sebagai pesaing berat NSR, umur Yamaha TZM 150 di Indonesia sangat singkat (1996-1998) dan kabarnya hanya tersisa sekitar 300 unit saja. Statusnya yang CBU (Completely Built Up) membuat desain fairing-nya terlihat sangat eksotis. Mesin berpendingin cairan ini dibekali karburator Mikuni VM30SS dengan power jet nozzle dan teknologi Yamaha Power Valve System (YPVS), yang sanggup meletupkan tenaga hingga 35,7 PS tanpa jeda di putaran atas.
Baca Juga: 5 Motor Sport 150 CC yang Dikenal Irit Bahan Bakar, Cocok untuk Aktivitas Harian
3. Yamaha RX King
Bicara soal 2-tak, mustahil melewatkan "Raja Jalanan" yang satu ini. Menguasai aspal sejak dekade 80-an hingga 2000-an, desain naked dan suara knalpotnya yang cempreng justru menjadi identitas legendarisnya. Meski kapasitas mesinnya hanya 132cc, RX King sanggup menyemburkan tenaga 18,5 PS pada 9.000 rpm. Kini, pasaran RX King dengan kondisi orisinal nyaris sempurna bisa menembus angka Rp40 jutaan.
4. Suzuki RGR 150
RGR adalah jawara Suzuki yang didatangkan langsung dari Thailand dan kerap merajai berbagai event road race di masanya. Tampil khas dengan lampu depan mengotak dan suspensi belakang monoshock, mesin 147cc enam percepatannya diklaim mampu menghasilkan tenaga maksimal 26,5 PS. Rahasia dapur pacunya ada pada perpaduan teknologi SIPC (Suzuki Intake Pulse Control) dan SSS (Suzuki Super Scavenging System) yang membuat napas mesinnya sangat panjang di RPM tinggi.
5. Kawasaki Ninja 150 RR
Ini adalah generasi penutup masa keemasan motor sport fairing 2-tak sebelum akhirnya dihentikan pada 2015 akibat regulasi emisi. Mengusung mesin 150cc berpendingin cairan (radiator) dan fitur andalan Super KIPS, Ninja RR mampu memproduksi tenaga 28,5 hp. Di bursa motor bekas saat ini, unit Ninja 150 RR dibanderol di kisaran harga Rp30 jutaan. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko