5 Penyebab Konsumsi BBM Mobil Menjadi Boros, Salah Satunya Sering Diabaikan

Andhika Feriawan • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 16:29 WIB
Ilustrasi penyebab BBM mobil cepat habis. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi penyebab BBM mobil cepat habis. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu biaya yang perlu diperhatikan oleh pemilik mobil. Jika konsumsi BBM tiba-tiba menjadi lebih boros dari biasanya, kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh harga bahan bakar atau jarak tempuh yang semakin jauh.

Ada sejumlah faktor yang dapat membuat konsumsi BBM meningkat, mulai dari kondisi kendaraan hingga kebiasaan pengemudi. Bahkan, salah satu penyebabnya sering kali dianggap sepele dan diabaikan.

Berikut lima penyebab konsumsi BBM mobil menjadi lebih boros:

1. Tekanan Ban Tidak Sesuai

Tekanan angin ban yang terlalu rendah dapat meningkatkan hambatan gulir. Akibatnya, mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan kendaraan.

Jika dibiarkan dalam waktu lama, kondisi tersebut dapat membuat konsumsi BBM meningkat. Karena itu, pemilik mobil sebaiknya memeriksa tekanan ban secara berkala dan menyesuaikannya dengan rekomendasi pabrikan.

2. Sering Melakukan Akselerasi dan Pengereman Mendadak

Gaya berkendara juga memiliki pengaruh besar terhadap konsumsi BBM. Kebiasaan menginjak pedal gas secara agresif kemudian melakukan pengereman mendadak membuat mesin bekerja lebih keras.

Mengemudi dengan kecepatan yang stabil, menjaga jarak aman dan melakukan akselerasi secara bertahap dapat membantu penggunaan BBM menjadi lebih efisien.

Baca Juga: 5 Motor Bebek Paling Irit BBM, Ada yang Bisa Tembus 60 Km per Liter?

3. Filter Udara Kotor

Filter udara berfungsi menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke mesin. Jika terlalu kotor, aliran udara dapat terganggu sehingga proses pembakaran tidak berlangsung secara optimal.

Filter udara yang jarang diperiksa atau diganti sesuai jadwal perawatan karena itu bisa menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya konsumsi BBM.

4. Terlalu Banyak Membawa Beban

Beban kendaraan yang semakin berat membuat mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan mobil. Barang-barang yang tidak diperlukan dan terus disimpan di bagasi dapat menambah bobot kendaraan.

Selain itu, penggunaan aksesori tambahan yang cukup berat juga dapat memberikan beban ekstra. Membersihkan bagasi secara berkala dan membawa barang sesuai kebutuhan dapat membantu mengurangi beban kendaraan.

5. Jarang Melakukan Perawatan Berkala

Penyebab yang sering diabaikan adalah perawatan kendaraan yang tidak dilakukan secara rutin. Kondisi oli mesin, busi, filter, sistem pembakaran, hingga komponen lainnya dapat memengaruhi efisiensi mesin.

Mobil yang jarang mendapatkan pemeriksaan berpotensi mengalami penurunan performa. Karena itu, servis berkala sesuai rekomendasi pabrikan penting dilakukan bukan hanya untuk menjaga performa, tetapi juga membantu mempertahankan efisiensi konsumsi BBM.

Kesimpulan

Konsumsi BBM mobil yang semakin boros tidak selalu berarti kendaraan mengalami kerusakan serius. Kebiasaan berkendara, tekanan ban, kondisi filter udara, beban kendaraan dan perawatan rutin dapat memberikan pengaruh terhadap efisiensi bahan bakar.

Dengan melakukan pemeriksaan sederhana secara berkala serta menerapkan gaya berkendara yang lebih halus dan efisien, pemilik mobil dapat membantu menjaga konsumsi BBM tetap optimal sekaligus mengurangi pengeluaran untuk bahan bakar. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
kendaraan bbm mesin boros mobil