RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Mendengarkan suara mesin memang menjadi salah satu cara mengecek motor bebek bekas. Namun, suara mesin yang halus belum tentu berarti bagian dalamnya masih orisinal dan belum pernah dibongkar.
Calon pembeli juga bisa melihat jejak pengerjaan pada bagian luar mesin. Baut yang lecet, bekas sealant, hingga kondisi sambungan blok dapat memberikan petunjuk apakah mesin pernah dibuka.
Hal ini penting terutama ketika mencari motor bebek lawas. Usia kendaraan yang sudah belasan hingga puluhan tahun membuat kemungkinan mesin pernah mendapat perbaikan menjadi lebih besar.
Baca Juga: Peminat PCX di Bojonegoro Tinggi, Penjualan Terus Naik
Berikut beberapa tanda yang bisa diperiksa sebelum membawa pulang motor bekas.
1. Kepala Baut Mesin Banyak Bekas Kunci
Bagian pertama yang bisa diperiksa adalah kepala baut di sekitar blok dan kepala silinder.
Perhatikan apakah permukaannya masih relatif rapi atau justru terdapat goresan, bekas kunci, hingga bagian kepala baut yang mulai terkikis.
Otoseken pernah mengutip kepala bengkel Yamaha yang menyebut kondisi baut dapat membantu melihat apakah bagian dalam mesin motor bekas masih orisinal atau sudah pernah dibuka.
Namun, bekas pada baut bukan bukti mutlak bahwa motor pernah turun mesin. Baut bisa saja dibuka untuk pekerjaan tertentu. Karena itu, pemeriksaan sebaiknya dilanjutkan ke bagian lain.
Baca Juga: 5 Kesalahan Pengguna Motor Listrik yang Bikin Cepat Rusak
2. Ada Bekas Sealant yang Tidak Rapi
Perhatikan garis sambungan antara bagian-bagian mesin.
Jika terlihat bekas lem atau sealant yang meluber, tidak rata, atau tampak jauh lebih baru dibandingkan permukaan mesin di sekitarnya, calon pembeli patut bertanya kepada penjual.
Pada proses pembongkaran mesin, paking dan seal memang termasuk komponen yang lazim diganti. GridOto menyebut paking dan seal perlu diganti ketika motor menjalani turun mesin agar tidak menimbulkan masalah seperti rembesan oli setelah perakitan.
Tetapi jangan langsung menganggap setiap sealant sebagai tanda overhaul. Beberapa sambungan mesin memang menggunakan material penyekat sejak dari pabrik. Yang perlu dicermati adalah bekas pengerjaan yang terlihat tidak seperti kondisi bawaan.
Baca Juga: Inilah Kisaran Harga 5 Jenis Motor Astrea Bekas, Ada Rencana Mau Beli?
3. Sambungan Blok Terlihat Pernah Dibuka
Coba amati garis pertemuan antara blok mesin, kepala silinder, atau crankcase.
Jika terdapat bekas congkel, goresan pada permukaan sambungan, sisa paking lama, atau sealant yang tidak seragam, kemungkinan komponen tersebut pernah dilepas.
Jejak seperti ini biasanya lebih berguna jika ditemukan bersamaan dengan baut yang sudah memiliki bekas kunci.
Artinya, jangan mencari satu tanda saja. Semakin banyak jejak pengerjaan yang muncul pada area berbeda, semakin kuat alasan untuk menanyakan riwayat mesin.
4. Ada Komponen yang Kondisinya Jauh Lebih Baru
Motor berusia belasan tahun biasanya memiliki kondisi komponen yang relatif seragam sesuai usia dan pemakaian.
Karena itu, perhatikan jika pada area mesin tertentu terdapat paking, seal, baut, atau komponen lain yang terlihat jauh lebih baru dibandingkan bagian di sekitarnya.
Baca Juga: 5 Motor Bebek Lawas yang Nasibnya Kalah Populer, Padahal Mesinnya Punya Reputasi Bagus
Ini bukan berarti komponen baru adalah sesuatu yang buruk. Justru penggantian komponen merupakan bagian normal dari perawatan. Namun, perbedaan usia komponen bisa menjadi petunjuk bahwa bagian mesin tersebut pernah dikerjakan.
5. Kondisi Mesin Terlalu Bersih di Bagian Tertentu
Mesin yang baru saja dibongkar dan dikerjakan biasanya ikut dibersihkan.
Karena itu, area tertentu yang terlihat sangat bersih sementara bagian mesin lain kusam dan penuh kotoran layak diperhatikan.
Dilansir dari Kompas, ruang mesin yang terlalu bersih juga bisa jadi sebagai salah satu petunjuk kendaraan pernah menjalani overhaul, meski mereka menegaskan kondisi bersih saja tidak cukup untuk menjadi bukti.
Hal serupa berlaku pada motor bebek. Mesin yang rutin dicuci tentu bisa sama-sama terlihat bersih.
Jangan Langsung Menganggap Pernah Turun Mesin Berarti Jelek
Motor bekas yang pernah turun mesin tidak otomatis berarti buruk.
Overhaul justru merupakan proses pembongkaran untuk memeriksa dan memperbaiki komponen internal mesin.
Yamaha menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut dapat mencakup overhaul atas, bawah, atau keduanya, tergantung bagian yang bermasalah.
Yang lebih penting bagi calon pembeli adalah mengetahui mengapa mesin pernah dibongkar, bagian apa yang diganti, dan bagaimana kualitas pengerjaannya.
Jadi, jangan hanya mendengarkan suara mesin ketika melihat motor bebek bekas. Cermati pula baut, sambungan blok, sealant, dan kondisi komponen di sekitarnya.
Lima tanda tersebut bukan vonis, tetapi bisa menjadi alasan untuk meminta penjelasan lebih jauh atau membawa motor ke mekanik sebelum transaksi. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari