Tak Banyak yang Tahu, Ini Alasan Motor Bebek Terasa Lebih Irit daripada Matic

Farhan Reza Ardiansyah • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:52 WIB
Ilustrasi motor bebekdan motor matic (AI/RADRA BOJONEGORO)
Ilustrasi motor bebekdan motor matic (AI/RADRA BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Motor bebek memang tidak lagi sepopuler motor matic. Namun, kendaraan jenis ini masih punya satu keunggulan yang membuatnya bertahan, yakni konsumsi bahan bakar yang dikenal irit.

Bahkan, sejumlah motor bebek 110-125 cc mampu mencatat konsumsi lebih dari 50 km per liter dalam pengujian tertentu. Lantas, apa yang membuatnya terasa lebih hemat?

1. Bobotnya Relatif Ringan

Motor bebek umumnya memiliki bobot lebih ringan dibandingkan banyak motor matic. Bobot yang lebih rendah membuat mesin tidak membutuhkan tenaga terlalu besar untuk menggerakkan kendaraan, terutama saat berakselerasi.

2. Bisa Mengatur Gigi

Motor bebek menggunakan transmisi semiotomatis sehingga pengendara bisa menyesuaikan posisi gigi dengan kondisi jalan.

Saat melaju stabil, penggunaan gigi yang tepat dapat menjaga putaran mesin tetap efisien. Hal ini membantu menekan konsumsi BBM.

Baca Juga: Deretan Motor Bebek Lawas yang Masih Layak Dipakai Harian pada 2026

3. Mesin Berkapasitas Kecil

Mayoritas motor bebek irit menggunakan mesin sekitar 110-125 cc.

Honda Revo X, misalnya, menggunakan mesin 109,5 cc dan berdasarkan data Wahana Honda mampu mencatat konsumsi sekitar 59,8 km per liter dalam pengujian ECE R40.

Honda Supra X 125 FI juga tercatat sekitar 57,2 km per liter dalam pengujian yang sama.

4. Sistem Penggerak Berbeda

Motor bebek menggunakan rantai untuk menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang. Sementara motor matic umumnya memakai sistem CVT.

Keduanya memiliki karakter kerja berbeda. Pada motor bebek, pengendara dapat mengatur perpindahan gigi secara langsung sehingga penggunaan tenaga bisa disesuaikan dengan kondisi perjalanan.

5. Gaya Berkendara Tetap Menentukan

Motor bebek tidak otomatis irit jika dikendarai secara agresif.

Akselerasi mendadak, kecepatan tinggi, beban berat, tekanan ban yang tidak sesuai hingga kondisi mesin dapat membuat konsumsi BBM meningkat.

Sebaliknya, berkendara dengan kecepatan stabil dan perpindahan gigi yang tepat dapat membantu menghemat bensin.

Baca Juga: Mengenal Motor Astrea: Legenda Motor Bebek yang Tak Lekang oleh Waktu

Tidak Berarti Matic Selalu Boros

Motor matic modern juga sudah semakin efisien berkat perkembangan teknologi mesin dan CVT. Jadi, tidak tepat jika semua motor bebek disebut pasti lebih irit daripada matic.

Namun, dengan bobot relatif ringan, mesin kecil dan transmisi yang memungkinkan pengendara mengatur gigi, motor bebek memang memiliki karakter yang mendukung efisiensi bahan bakar.

Itulah sebabnya motor bebek masih menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan irit BBM dan biaya operasional harian. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
irit bensin motor bebek motor matic mesin