Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Duel Irit BYD Atto 1 vs Honda Brio: Mobil Listrik Lebih Hemat 2 Juta?

Bhagas Dani Purwoko • Selasa, 7 April 2026 | 17:26 WIB
DUEL IRIT: BYD Atto 1 vs Honda Brio.
DUEL IRIT: BYD Atto 1 vs Honda Brio.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Selama bertahun-tahun, takhta mobil paling ekonomis di jalanan Indonesia, termasuk di jalur padat Surabaya–Bojonegoro, dikuasai mutlak oleh segmen Low Cost Green Car (LCGC). Namun, memasuki April 2026, status quo ini mulai digoyang oleh kehadiran BYD Atto 1.

Munculnya SUV listrik kompak dengan harga di rentang Rp100 juta hingga Rp200 jutaan ini memicu pertanyaan besar bagi calon pembeli: Lebih untung pelihara "mobil bensin sejuta umat" atau beralih ke teknologi baterai? Mari kita bedah simulasinya secara blak-blakan.

1. Adu Spesifikasi: Tenaga vs Torsi

Di atas kertas, keduanya memiliki karakter yang sangat kontras:

Baca Juga: Mengenal Mahindra Scorpio, Pick-Up yang Jadi Kendaraan Operasional KDKMP: Datang Langsung dari India, Bisa Diajak Taklukkan Tanjakan

2. Simulasi Biaya Bulanan (Rute 3.000 - 3.600 Km)

Mari kita gunakan asumsi penggunaan harian menempuh jarak total sekitar 120 km per hari selama 30 hari.

Honda Brio Satya (BBM Pertamax @Rp12.300/liter):

Dengan konsumsi BBM rata-rata 16–20 km/liter, Brio membutuhkan sekitar 150–225 liter bensin sebulan.

Total Pengeluaran: Rp1,84 Juta – Rp2,77 Juta.

BYD Atto 1 (Listrik Tarif Rumah @Rp1.444/kWh):

Dengan efisiensi 8,5 km/kWh, Atto 1 hanya butuh 353–424 kWh listrik sebulan.

Baca Juga: Harga BYD Atto 2 Cuma Rp200 Jutaan: Cek Daftar Harga BYD Termurah, Rerata di Bawah Rp500 Juta!

Total Pengeluaran: Rp509.000 – Rp612.000.

(Catatan: Jika menggunakan SPKLU tarif Rp2.500/kWh, biaya naik ke kisaran Rp847.000 – Rp1,06 Juta).

Kesimpulan Biaya: Pengguna BYD Atto 1 bisa menghemat hingga lebih dari Rp2 Juta per bulan dibanding pengguna mobil bensin.

3. Dilema Perawatan dan Jaringan Bengkel

Meskipun secara biaya operasional BYD Atto 1 menang telak, aspek "ketenangan batin" masih menjadi milik Honda Brio.

Efisiensi Energi di Indonesia

Secara teknis, efisiensi mobil listrik di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kepadatan lalu lintas. Menurut studi dari [tautan mencurigakan telah dihapus], kendaraan listrik (EV) justru lebih efisien di kondisi stop-and-go dibandingkan mobil pembakaran dalam (ICE) karena adanya sistem regenerative braking yang mengisi ulang baterai saat deselerasi. Hal ini memperkuat data pengujian 8,5 km/kWh pada Atto 1 sebagai angka yang kredibel untuk penggunaan komuter perkotaan.

Baca Juga: 7 Mobil Kece Harga 100-200 Jutaan yang Wajib Kamu Lirik di Tahun 2026

4. Mana yang Cocok untuk Anda?

Keputusan akhir bergantung pada profil mobilitas Anda:

Tabel Perbandingan Operasional (3.000 Km/Bulan)

Komponen Biaya Honda Brio Satya BYD Atto 1 (Cas Rumah)
Energi per Bulan ± Rp2,3 Juta (Pertamax) ± Rp560 Ribu (Listrik)
Suku Cadang Oli, Busi, Filter Udara Ban, Kampas Rem, Filter AC
Pajak Tahunan Normal Insentif Pemerintah (Lebih Murah)
Editor : Bhagas Dani Purwoko
#hemat bbm #byd atto 1 #duel irit #honda brio #Mobil Listrik