Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Warga Bojonegoro Tak Kuat Menahan Rindu Untuk Berolahraga

Indra Gunawan • Senin, 8 Juni 2020 | 22:00 WIB
Warga Bojonegoro Tak Kuat Menahan Rindu Untuk Berolahraga
Warga Bojonegoro Tak Kuat Menahan Rindu Untuk Berolahraga

Radar Bojonegoro - Setiawan terlihat berkeringat. Napasnya biasa tak terlalu terengah-engah, meski sudah mengitari Stadion Letjen H. Sudirman satu kali.


Masker hitam tetap menempel di wajahnya. Pemuda asal Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Kota, itu seakan-akan sudah kangen jogging. Setiawan mengatakan tetap menggunakan masker ketika jogging sebab ingin tetap waspada.


Sejak pandemi Covid-19, ia mulai rutin jogging lagi setiap sore. Sebelumnya sudah hobi jogging, tapi tidak rutin seperti sekarang. “Karena kan sekolah masih libur, daripada enggak ada kesibukan dan dua bulan di rumah tentu bosan.


Saya pilih jogging tiap sore di stadion,” katanya kemarin sore (7/6). Setiawan mengatakan, sejak dua pekan lalu hingga sekarang jumlah pemuda jogging mengalami kenaikan sekitar dua kali lipat.


Kemungkinan masyarakat juga jenuh berada di dalam rumah terus. Sehingga memilih menyibukkan diri berolahraga. Gerakan kembali berolahraga di masa pandemi ini kian masif. Rindu bersepeda, kangen jogging, dan olahraga lainnya.


Minggu pagi menjadi pilihan mencari keringat. Seperti kemarin (7/6) warga yang berolahraga cukup banyak. Selain di stadion, keramaian bersepeda dan jogging juga di Alun-Alun Bojonegoro.


Tiap pagi dan sore terpantau banyak orang bersepeda, jogging, main basket, main bulutangkis, main skateboard, dan sepatu roda. Beberapa ada yang mengenakan masker. Ada juga yang tidak mengenakan masker saat berolahraga.


Candra, salah satu pemuda asal Kelurahan Klangon memilih mengisi kesibukan di tengah pandemi Covid-19 dengan bersepeda. Kadang memakai masker, kadang tidak.


Sebab, kerap kali ketika pakai masker, ia mengeluh susah bernapas. Biasanya ia bersepeda di seputaran kota saja bersama teman-temannya setiap sore. “Berolahraga juga niatnya pengin sehat, lebih bugar. Jadi enggak gampang terserang penyakit hehe,” bebernya.


Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Lucky Imroah mengatakan, sebaiknya masyarakat tetap menggunakan masker ketika olahraga di luar rumah.


Masyakarat bisa memilih masker kain dengan bahan nyaman dipakai ketika olahraga. Sehingga sebaik nya ketika pakai masker tidak berolahraga dengan intensitas berat. “Harus tetap pakai masker kalau olahraga keluar rumah, olahra ganya jangan terlalu berat. Kalau mau lebih aman lagi olahraganya di sekitar rumah saja,” tuturnya.

Editor : Indra Gunawan
#jogging #olahraga #bojonegoro