RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pratikno resmi menjalankan tugas barunya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, Jumat (2/10). Usai pelantikan, Pratikno mengungkap fokus utama lembaga yang kini dipimpinnya.
Pratikno mengatakan, Wantimpres akan menjalankan mandat untuk memberikan saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden. Ia menyebut jajaran anggota yang baru dilantik memiliki latar belakang dan pengalaman yang beragam.
"Kami yakin kami bisa memberikan saran, masukan, pertimbangan sebagaimana dimandatkan oleh undang-undang," ujar Pratikno kepada awak media dilansir dari Youtube Sekretariat Presiden.
Baca Juga: Sehari Usai Reshuffle, Pratikno Dilantik Jadi Ketua Wantimpres
Menurut pria kelahiran Bojonegoro itu, anggota Wantimpres merupakan tokoh nasional dari berbagai latar belakang agama dan profesi. Kekayaan pengalaman tersebut akan menjadi modal dalam menjalankan fungsi lembaga.
"Berbagi pengalaman, menyampaikan pertimbangan kepada presiden, jadi dengan kekayaan pengetahuan, pengalaman luar biasa dari para anggota dewan pertimbangan presiden. Kami yakin, kami bisa memberikan saran, masukan, pertimbangan, sebagaimana dimandatkan oleh undang-undang. Jadi tugas kami memang khusus," katanya.
Pratikno menegaskan, tugas Wantimpres memiliki fokus khusus kepada Presiden. Karena itu, dirinya bersama jajaran pimpinan akan berupaya agar seluruh anggota dapat menjalankan perannya secara maksimal.
Baca Juga: Rocky Gerung Dilantik Jadi Anggota Wantimpres, Pratikno Ketua dan Hatta Rajasa Wakil Ketua
Dalam kepengurusan baru tersebut, profesor ilmu politik Universitas Gadjah Mada (UGM) itu menjabat sebagai ketua merangkap anggota. Hatta Rajasa dipercaya sebagai wakil ketua merangkap anggota, sedangkan Muhammad Qodari menjadi sekretaris merangkap anggota.
Ketiganya akan membantu memfasilitasi para anggota Wantimpres dalam memberikan saran dan pertimbangan kepada Presiden.
Pelantikan Pratikno sebagai Ketua Wantimpres berlangsung sehari setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Dalam reshuffle kabinet pada Kamis (1/10), posisi tersebut diberikan kepada Sugiono.
Pratikno sendiri bukan nama baru dalam pemerintahan. Akademisi asal Bojonegoro tersebut sebelumnya menjabat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Kini, setelah keluar dari jajaran menteri, Pratikno kembali mendapat penugasan di pemerintahan. Kali ini, ia memimpin Wantimpres yang memiliki fungsi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari