3 Poin Inti Seleksi IPDN 2026:
Juara Kuota Formasi: IPDN menjadi instansi dengan alokasi kursi terbanyak tahun ini dengan total 1.410 formasi, memberikan peluang lebih luas bagi pendaftar yang memenuhi kualifikasi.
Syarat Akademik & Fisik Ketat: Khusus pendaftar IPDN, terdapat ketentuan spesifik seperti lulusan SMA/MA (tidak menerima SMK/Paket C), nilai rata-rata minimal 73,00 (Bahasa Inggris minimal 75,00), serta syarat fisik tinggi badan dan kondisi kesehatan tanpa kacamata/lensa kontak.
Linimasa Panjang: Tahapan seleksi berlangsung ketat dari Agustus hingga November 2026, mencakup pendaftaran SSCASN, verifikasi dokumen, Tes SKD CAT BKN, tes kesehatan, psikotes, hingga tahap kesamaptaan.
RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri RI resmi membuka seleksi penerimaan calon praja tahun ini dengan menyandang status sebagai sekolah kedinasan yang menawarkan formasi terbanyak, yakni sebanyak 1.410 formasi (mengungguli PKN STAN dan Kemenhub).
Bagi kamu lulusan SMA/MA yang berencana mendaftar, proses pendaftaran wajib dilakukan melalui portal terpusat SSCASN BKN mulai 18 hingga 30 Agustus 2026. Namun, sebelum melangkah jauh, pastikan kamu memenuhi berbagai persyaratan ketat, mulai dari batasan usia 16–21 tahun, tinggi badan minimal (pria 160 cm, wanita 155 cm), nilai rata-rata ijazah minimal 73,00, hingga aturan domisili.
Rangkuman Syarat Pendaftaran IPDN 2026
Berdasarkan Surat Edaran Mendagri Nomor 800.1.2.2/5875/SJ, berikut adalah rangkuman kriteria penting yang wajib kamu kantongi:
1. Syarat Umum & Fisik
-
Warga Negara Indonesia (WNI).
-
Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pendaftaran.
-
Tinggi badan pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.
-
Tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak, tidak bertato, serta bagi pria tidak bertindik (kecuali alasan agama/adat).
-
Belum pernah menikah/kawin (dan bagi wanita belum pernah hamil/melahirkan).
Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Resmi Dibuka Hari Ini: Segera Daftar di SSCASN, Ada 4.770 Formasi
2. Syarat Dokumen & Akademik
-
Ijazah SMA/MA dengan nilai rata-rata minimal 73,00 (khusus wilayah Papua minimal 65,00). Catatan: Lulusan SMK atau Paket C tidak memenuhi syarat.
-
Nilai mata pelajaran Bahasa Inggris minimal 75,00.
-
Bagi lulusan tahun 2026 yang ijazahnya belum terbit, dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) berstempel basah.
-
Berdomisili minimal 1 tahun di kabupaten/kota tempat mendaftar yang dibuktikan dengan KK dan KTP/KIA.
Jadwal Lengkap Seleksi IPDN 2026
Catat baik-baik tanggal penting agar kamu tidak terlewat satu tahapan pun:
-
Pembuatan Akun & Pendaftaran SSCASN: 18–30 Agustus 2026
-
Verifikasi Dokumen Administrasi: 18 Agustus – 1 September 2026
-
Pengumuman Hasil Verifikasi: 2–3 September 2026
-
Masa Sanggah & Jawab Sanggah: 4–6 September 2026
-
Pembayaran PNBP SKD: 11–15 September 2026
-
Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 22 September – 7 Oktober 2026
-
Tahapan Tes Lanjutan (Kesehatan I, Psikotes, Kesamaptaan, Wawancara): Oktober – November 2026
-
Pengumuman Kelulusan Akhir & Registrasi: November 2026
Panduan Cara Daftar IPDN 2026 via SSCASN
Pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem terpusat BKN. Ikuti langkah-langkah berikut:
-
Buka laman resmi https://sscasn.bkn.go.id.
-
Klik tombol 'Buat Akun' dan ikuti instruksi pengisian menggunakan NIK dan Nomor KK.
-
Login kembali menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan, lalu selesaikan verifikasi Multi-Factor Authentication (MFA).
-
Lengkapi profil biodata diri serta riwayat pendidikan.
-
Pilih jenis seleksi 'Sekolah Kedinasan', lalu pilih instansi Kementerian Dalam Negeri dan spesifik ke IPDN.
-
Isi data lokasi ujian, data ijazah, data orang tua secara lengkap, serta nilai mata pelajaran.
-
Unggah seluruh dokumen persyaratan yang diminta.
-
Tinjau ulang data yang sudah diisi, setujui ketentuan PNBP, lakukan finalisasi, dan cetak kartu pendaftaran.