RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Mungkin masyarakat yang melaksanakan panic buying dan memborong bahan bakar minyak (BBM) pada Selasa malam (31/3) bakal bernafas lega dan sedikit geleng-geleng kepala pada hari ini. Per Rabu (1/4), Pertamina akhirnya menjawab rumor kenaikan harga BBM dengan keputusan tegas.
Yakni, tidak melaksanakan kenaikan harga BBM sama sekali, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi. Hal tersebut juga merupakan tindak lanjut dari hasil kesepakatan pemerintahan RI mengenai kebijakan harga BBM, mempertimbangkan keadaan ekonomi masyarakat saat ini.
“Pertamina Patra Niaga senantiasa melaksanakan kebijakan Pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM. Di sisi lain, dilakukan juga berbagai upaya strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun dalam rilis resmi perusahaan pada Selasa.
Selain itu, Robert mewanti-wanti agar masyarakat lebih bijak dalam menerima dan memilah informasi agar tidak terjadi kejadian panic buying seperti yang telah terjadi. "Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying,” tambahnya.
Baca Juga: Tinggal Sehari Sebelum Isu Kenaikan Harga BBM, Begini Jawaban dari Menteri ESDM dan Mensesneg
Hal tersebut juga mengkonfirmasi pernyataan dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengenai topik tersebut. Prasetyo sendiri juga menjamin stok BBM masih aman untuk konsumsi sehari-hari.
“Pertamina menyatakan bahwa belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM non-subsidi. Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian,” paparnya pada Selasa lalu.
Per Rabu, rincian harga BBM untuk wilayah Jawa Timur sesuai tabel indeks Pertamina Patra Niaga adalah sebagai berikut:
BBM Subsidi:
- Pertalite (RON 90) – Rp 10.000/liter
- Biosolar (CN 48) – Rp 6.800/liter
BBM Non-subsidi:
- Pertamax (RON 92) – Rp 12.300/liter
- Pertamax Green (RON 95) – Rp 12.900/liter
- Pertamax Turbo (RON 98) – Rp 13.100/liter
- Pertamina Dex (CN 53) – Rp 14.500/liter
- Dexlite (CN 51) – Rp 14.200/liter
(edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana