RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Revolusi di teater impian benar-benar dimulai. Kami mengamati bahwa di bawah kepemilikan INEOS yang dipimpin Sir Jim Ratcliffe, Manchester United akhirnya berani mengambil keputusan ekstrem untuk memutuskan hubungan dengan sisa-sisa rekrutan mahal era Ole Gunnar Solskjaer.
Fokus utama mereka saat ini adalah efisiensi finansial dan pemangkasan beban gaji pemain yang minim kontribusi.
Musim panas 2026 diprediksi akan menjadi momen paling krusial bagi perjalanan karier manajer interim, Michael Carrick. Keberhasilan Carrick membangkitkan performa tim di lapangan kini didukung oleh langkah tegas manajemen di balik meja untuk melepas para bintang dengan gaji selangit.
Baca Juga: Manchester United Siap Bajak 'Berlian' Wolves Mateus Mane Seharga Rp1,14 Triliun
Akhir Tragis Investasi £73 Juta: Jadon Sancho Dilepas Cuma-cuma
Kabar paling mengejutkan datang dari Jadon Sancho. Pemain sayap berusia 25 tahun yang diboyong dengan harga fantastis £73 juta atau Rp 1,66 triliun pada 2021 ini dilaporkan akan dilepas secara cuma-cuma. Kami mencatat beberapa poin penting terkait masa depan Sancho:
-
Enggan Aktifkan Klausul: Meski United memiliki opsi perpanjangan satu tahun untuk mencegah Sancho pergi gratis, laporan dari The Sun menyebutkan bahwa klausul tersebut TIDAK akan diaktifkan.
-
Gaji Fantastis: Dengan kontrak £200.000 atau Rp4,5 miliar per minggu yang akan kedaluwarsa, United lebih memilih membiarkan Sancho pergi daripada harus membayar gajinya setahun lagi hanya untuk mencarikannya pembeli.
-
Nasib di Aston Villa: Saat ini Sancho sedang dipinjamkan ke Aston Villa. Meski Unai Emery memujinya sebagai pemain fantastis, statistik 1 gol dan 1 assist dari 25 laga menunjukkan bahwa ia masih jauh dari performa terbaiknya.
Eksodus Bintang Veteran: Casemiro dan Maguire
Bukan hanya Sancho, program efisiensi INEOS juga menyasar pemain senior lainnya:
-
Casemiro (33 tahun): Pemilik gaji tertinggi £350.000/minggu ini telah mengumumkan akan hengkang pada akhir musim saat kontraknya habis. Kepergiannya akan memberikan ruang napas yang sangat lega bagi struktur keuangan klub.
-
Harry Maguire (32 tahun): Bek timnas Inggris ini berada di persimpangan jalan. Ia diperbolehkan bertahan, namun dengan syarat wajib menerima pemotongan gaji signifikan dari angka £190.000/minggu yang ia terima saat ini.
Isu Endrick dan Kegagalan Rekrut Thuram
Sambil membersihkan skuad, United juga tetap memantau pasar transfer:
-
Endrick (Real Madrid): Muncul spekulasi yang menempatkan United sebagai favorit untuk memboyong bintang muda Brasil ini dari Madrid. Namun, sumber internal kami menegaskan Real Madrid akan menolak semua tawaran karena menganggap Endrick sebagai pilar masa depan.
-
Khephren Thuram: Harapan United untuk mendaratkan gelandang Prancis ini pupus. Juventus dilaporkan segera mengikatnya dengan kontrak jangka panjang di Turin.
Langkah Berani Menuju Pemulihan
Menurut pengamatan kami, membiarkan pemain seharga £73 juta pergi secara gratis mungkin terlihat seperti kerugian bisnis yang besar.
Namun, secara jangka panjang, ini adalah langkah cerdas dari INEOS. Mempertahankan pemain yang tidak masuk dalam skema taktik hanya karena "sayang" dengan nilai transfernya justru akan merusak struktur gaji dan harmoni ruang ganti.
Baca Juga: Khephren Thuram Pilih Setia di Juventus, MU dan Liverpool Terpaksa Gigit Jari!
Langkah ini mengirimkan pesan kuat kepada seluruh anggota skuad: di era baru ini, performa di lapangan jauh lebih berharga daripada nama besar atau nilai transfer di masa lalu.
United sedang mencoba membangun kembali identitas mereka sebagai klub yang kompetitif, bukan sekadar tempat bernaung pemain dengan gaji selangit. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko