Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Banjir Berkah Akhir Tahun: KKS Lama dan Baru Mulai Cair PKH BPNT, Kemensos Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0 Persen

Bhagas Dani Purwoko • Kamis, 25 Desember 2025 | 01:05 WIB
Ilustrasi kemiskinan dan bansos. (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)
Ilustrasi kemiskinan dan bansos. (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kabar gembira menyelimuti para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di penghujung tahun 2025. Tepat pada Rabu, 24 Desember 2025, terpantau adanya pencairan bantuan sosial (bansos) secara masif dan bertahap untuk berbagai kategori Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Mulai dari KKS terbitan lama tahun 2017 hingga 2021, serta KKS baru, kini mulai terisi saldo Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Selain update pencairan, Kementerian Sosial (Kemensos) juga merilis hasil rapat strategis terbaru mengenai arah kebijakan perlindungan sosial untuk menyongsong tahun 2025 dan seterusnya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cek Bansos PKH dan BPNT 2025: Cara Mudah Cek Nama Penerima Manfaat dan Daftar DTSEN Pakai HP

Update Pencairan: KKS Tahun 2018 hingga 2021 Mulai Terisi

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah KPM dari berbagai daerah melaporkan masuknya saldo bantuan ke rekening mereka. Hal ini menjadi angin segar mengingat batas waktu transaksi untuk tahun anggaran ini semakin dekat.

Berikut adalah rincian bukti pencairan yang terpantau pada 24 Desember:

Penting: Batas Waktu Transaksi 31 Desember

Kementerian Sosial mengingatkan agar seluruh KPM yang saldonya sudah masuk untuk segera melakukan transaksi atau penarikan tunai. Sesuai surat edaran, batas akhir pencairan adalah 31 Desember 2025. Jika dana tidak ditarik hingga tenggat waktu tersebut, saldo berisiko dikembalikan ke kas negara.

Baca Juga: Jangan Lupa Cek Bansos PIP Ketiga 2025 dari Kemendikdasmen Sebelum Pergantian Tahun, Begini Cara Cek Statusnya

Bagi KPM yang belum menerima saldo, harap bersabar dan mengecek status melalui pendamping sosial di aplikasi SIKS-NG. Keterlambatan seringkali terjadi karena status data masih dalam tahap SPM (Surat Perintah Membayar) atau "Berhasil Cek Rekening", dan belum mencapai tahap SI (Standing Instruction) atau perintah pemindahbukuan ke rekening KPM.

Arah Baru Kemensos: Data Tunggal dan Pengentasan Kemiskinan

Dalam rapat kerja terbaru bersama Komisi VIII DPR RI, Kementerian Sosial memaparkan isu strategis dan target ambisius untuk tahun mendatang. Salah satu poin utama adalah arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai Data Tunggal Terpadu.

Kemensos telah mengirimkan data yang mereka miliki ke Badan Pusat Statistik (BPS) untuk distandarisasi bersama Bappenas. Tujuannya adalah menciptakan satu referensi data yang valid untuk seluruh kementerian dan lembaga, meminimalisir kesalahan sasaran (inclusion/exclusion error), dan mempercepat intervensi sosial.

Baca Juga: Kejutan Akhir Tahun! Cek Bansos PKH, BPNT, hingga BLT Kesra Cair Serentak di Berbagai Daerah

Isu Strategis Kemensos 2025:

  1. Ketepatan Sasaran: Pemadanan data yang dinamis dan valid.

  2. Kolaborasi: Integrasi program antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta/filantropi.

  3. Kemandirian KPM: Mengatasi fenomena "demotivasi" atau ketergantungan pada bansos, dengan mendorong graduasi KPM yang telah mampu.

  4. Adaptasi Demografi: Mengantisipasi lonjakan penduduk lansia dan perlindungan bagi kelas menengah yang turun kelas (rentan miskin).

Target: Kemiskinan Ekstrem Nol Persen

Menteri Sosial menegaskan komitmen pemerintah untuk menghapus kemiskinan ekstrem yang saat ini berada di angka 0,83% (sekitar 2,3 juta jiwa) dalam waktu dua tahun ke depan. Sementara itu, angka kemiskinan umum yang berada di 9,03% (25,22 juta jiwa) ditargetkan turun di bawah 6% dalam lima tahun.

Baca Juga: Banjir Pencairan! Cek Bansos BPNT Tahap 4 Resmi Cair Serentak di BRI, Mandiri, dan BNI

Untuk mencapai hal tersebut, program PKH akan tetap menjadi jangkar perlindungan sosial. Bantuan diberikan mencakup seluruh siklus hidup, mulai dari ibu hamil dan balita (kesehatan), anak sekolah (pendidikan), hingga lansia dan penyandang disabilitas berat (kesejahteraan sosial).

Dengan adanya percepatan pencairan di akhir tahun dan pembenahan data yang masif, diharapkan bantuan sosial di tahun 2025 akan semakin tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#akhir tahun #pkh #kpm #Pencairan #cek bansos #kks #kemiskinan ekstrem #bpnt #pip #kemensos #BLT Kesra