Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Progres Proyek Tol Jogja-Solo Melayang di Atas Selokan Mataram: Menuju Ring Road Utara

Bhagas Dani Purwoko • Jumat, 19 Desember 2025 | 02:44 WIB

Photo
Photo

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pembangunan infrastruktur strategis Tol Jogja-Solo terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Salah satu segmen yang paling menarik perhatian publik adalah Ruas Purwomartani hingga Maguwoharjo.

Segmen ini tidak hanya krusial sebagai penghubung lalu lintas, tetapi juga unik secara konstruksi karena dibangun melayang (elevated) tepat di atas dan tepian Selokan Mataram, kanal irigasi bersejarah di Yogyakarta.

Berdasarkan pantauan terkini pada pertengahan Desember 2025, proyek ini semakin memperlihatkan bentuk nyatanya.

Baca Juga: 50 Ruas Jalan Tol Resmi Jadi Proyek Strategis Nasional (PSN): Peta Jalan Infrastruktur Pemerintahan Prabowo

Deretan pilar beton raksasa kini telah berdiri kokoh, siap menopang jalan bebas hambatan yang akan membelah kepadatan lalu lintas di bawahnya.

Konstruksi Ikonik di Atas Kanal Bersejarah

Ruas Purwomartani - Maguwoharjo dirancang dengan metode jalan layang sepanjang kurang lebih 3,5 hingga 4 kilometer.

Keputusan membangun jalur elevated ini diambil bukan tanpa alasan. Selain untuk meminimalkan pembebasan lahan di kawasan yang sudah padat penduduk, desain ini juga bertujuan untuk menjaga fungsi vital Selokan Mataram sebagai saluran irigasi pertanian.

Menariknya, meskipun pembangunan masif sedang berlangsung di atasnya, jalan inspeksi atau jalan umum warga yang berada di sisi Selokan Mataram tetap diaktifkan.

Nantinya, pengendara di jalan tol akan melaju di atas, sementara aktivitas warga dan aliran air Selokan Mataram tetap berjalan normal di bawahnya. Ini menciptakan pemandangan infrastruktur modern yang bersanding dengan denyut nadi kehidupan lokal.

Baca Juga: Tol Ngawi–Bojonegoro–Babat Masuk Rencana Jangka Panjang, Tahapan Studi Telah Rampung, Kapan Direalisasikan?

Progres Lapangan: Pilar Kokoh dan Pekerjaan Simpang Susun

Dari pantauan visual udara di sekitar Kali Kuning hingga mengarah ke Simpang Susun Purwomartani, terlihat aktivitas konstruksi yang sangat intens.

Baca Juga: Warga Bojonegoro Harus Bersabar: Tol Ngawi–Bojonegoro–Tuban Belum Masuk Prioritas 2026

Konektivitas Strategis Menuju Jantung Jogja

Segmen ini memegang peran vital dalam jaringan Tol Jogja-Solo. Dari Simpang Susun Purwomartani, jalur ini akan bergerak ke barat mengikuti alur Selokan Mataram hingga menembus Ring Road Utara di Maguwoharjo.

Kehadiran tol ini diharapkan menjadi solusi ampuh mengurai kemacetan kronis di jalur utama Jogja-Solo.

Selain itu, akses menuju destinasi wisata seperti Candi Prambanan dan kawasan Gunung Kidul akan semakin mudah dengan adanya koneksi ke Jalan Tembus Sleman-Gunung Kidul melalui exit tol Kalasan.

Tantangan dan Harapan

Membangun jalan tol di atas infrastruktur aktif seperti Selokan Mataram tentu memiliki tantangan teknis tersendiri.

Baca Juga: Jalan Tol: Urat Nadi Baru Perekonomian yang Menggerakkan Roda Ekonomi Masyarakat

Kontraktor harus bekerja dengan presisi tinggi agar tidak merusak struktur selokan maupun mengganggu aliran air. Namun, melihat progres yang ada, optimisme bahwa tol ini akan segera terwujud semakin besar.

Dengan tersambungnya ruas ini ke Ring Road Utara, mobilitas dari dan menuju pusat kota Yogyakarta akan menjadi jauh lebih efisien.

Warga Jogja dan sekitarnya kini menanti dengan antusias, berharap proyek ini segera rampung dan memberikan dampak positif bagi ekonomi serta pariwisata daerah.

"Ora obah, ora mamah" (tidak bergerak, tidak makan), semangat kerja keras ini tercermin nyata dari deru mesin dan keringat para pekerja yang terus mengebut proyek kebanggaan ini siang dan malam. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#melayang #Progres #Proyek #tol jogja-solo #Purwomartani #ring road #pilar #Selokan Mataram