Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Gubernur Jatim hingga Menteri Bakal Hadiri KI Awards Jatim 2025

Yana Dwi Kurniya Wati • Jumat, 28 November 2025 | 14:15 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kabupaten Bojonegoro bakal kehadiran tokoh penting nasional, mulai gubernur hingga menteri. Sesuai rencana, malam Anugerah Keterbukaan Informasi (KI) Awards Jatim 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi (KI) Jatim.

Acara yang digelar di Aston Hotel Bojonegoro ini menghadirkan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa; Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria; hingga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno. Ketiga tokoh ini direncanakan hadir pada acara Sabtu (29/11) malam.

Komisioner KI Jatim, M. Sholahuddin membenarkan, pihaknya mengundang ketiga tokoh untuk duduk bersama di Kota Ledre ini. Momentum memperkuat budaya keterbukaan informasi sebagai pondasi good governance layaknya amanat UU Nomor 14 Tahun 2008.

"Iya, Insya Allah (ketiga tokoh) semoga bisa hadir," katanya kemarin (28/11).

Sholahuddin menjelaskan, dalam acara itu setidaknya 69 badan publik menerima penghargaan. Pihaknya mencatat, sebanyak 49 badan publik berhasil meraih predikat informatif pada monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik 2025.

"Melonjak hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumya yang hanya 26 badan publik," imbuhnya.

Koordinator Tim Monev KIP 2025 Yunus Mansur Yasin menambahkan, jika sebelumnya KI Awards digelar di Surabaya, kali ini dipindahkan ke Bojonegoro. Langkah ini digadang bukan sekadar penyegaran, tapi bagian dari strategi sekaligus membuka ruang pemerataan ekonomi di luar ibu kota provinsi.

"Dengan mengusung tema, Medhayoh Keterbukaan Informasi, KI Jatim dapat memperkaya bentuk perayaan dengan agenda yang lebih inklusif. Harapannya menjadi momentum untuk memperkuat budaya keterbukaan informasi sebagai fondasi good governance," tutur Yunus. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #good governance #Jatim #NEZAR Patria #KI #khofifah indar parawansa #bojonegoro #komisi informasi #pratikno #keterbukaan informasi