RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kementerian Sosial dan Kementerian Kebudayaan RI resmi mengantongi usulan tokoh-tokoh nasional untuk dianugerahi gelar Pahlawan Nasional untuk edisi 2025. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menyerahkan daftar tersebut kepada Menteri Kebudayaan, Fadli Zon pada Selasa (21/10).
Mensos yang biasa disapa Gus Ipul menjelaskan, usulan-usulan tersebut berasal dari kompilasi usulan dari tingkat daerah, serta pendapat sejarawan. “Sebelum sampai ke pusat, usulan dibahas di tingkat kabupaten dan provinsi, melibatkan masyarakat, ahli sejarah, serta dokumen pendukung,” jelasnya pada Kamis (23/10) sebagaimana dikutip dari Jawa Pos.
Menurut Gus Ipul sendiri, total ada 40 nama yang diusulkan menjadi calon pahlawan nasional. Setidaknya dua diantaranya adalah mantan Presiden RI, yakni Soeharto dan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Selain itu, mayoritas nama-nama yang dicalonkan merupakan usulan telah dicalonkan pada periode sebelum-sebelumnya. Hanya ada empat nama baru yang dicalonkan, diantaranya aktivis buruh era reformasi, Marsinah.
Nantinya, proses seleksi akan dilaksanakan oleh Kemenbud, sebelum pengumuman jelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November mendatang. “Tentu nanti kami akan bersidang. Rencananya besok bersama Tim Dewan Gelar. Setelah itu, hasilnya akan kami sampaikan kepada Presiden Republik Indonesia,” jelas Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Proses pengusulan ini sudah dimulai jauh-jauh hari, yakni sejak Maret lalu oleh Kemensos. Pengusulan ini juga menyertakan semua calon yang diusulkan pada 2024 silam, berhubung tahun lalu penganugerahan pahlawan nasional tidak dilaksanakan. (edo)
Daftar 40 Tokoh Calon Pahlawan Nasional Periode Pengangkatan 2025
- KH. Muhammad Yusuf Hasyim – Jawa Timur
- Demmatande – Sulawesi Barat
- Abbas Abdul Jamil – Jawa Barat
- Marsinah – Jawa Timur
- Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatera Barat
- Abdoel Moethalib Sangadji – Maluku
- Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin – DKI Jakarta
- Letnan Kolonel (Anumerta) Charles Choesj Taulu – Sulawesi Utara
- Gele Harun – Lampung
- Letkol Moch. Sroedji – Jawa Timur
- Dr. Aloei Saboe – Gorontalo
- Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng – Jawa Tengah
- Mahmud Marzuki – Riau
- Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar – Aceh
- Franciscus Xaverius Seda – Nusa Tenggara Timur
- Andi Makkasau Parenrengi Lawawo – Sulawesi Selatan
- Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara
- Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma – Jawa Barat
- Wasyid – Banten
- Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati – Jawa Tengah
- Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur
- Abdurrahman Wahid – Jawa Timur
- M. Soeharto – Jawa Tengah
- Bisri Syansuri – Jawa Timur
- Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat
- Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf – Sulawesi Selatan
- B. Jassin – Gorontalo
- Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat
- Ali Sastroamidjojo – Jawa Timur
- Kariadi – Jawa Tengah
- M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo – Jawa Tengah
- Basoeki Probowinoto – Jawa Tengah
- Raden Soeprapto – Jawa Tengah
- Mochamad Moeffreni Moe’min – DKI Jakarta
- Sholeh Iskandar – Jawa Barat
- Syekh Sulaiman Ar-Rasuli – Sumatera Barat
- Zainal Abidin Syah – Maluku Utara
- Dr. Gerrit Augustinus Siwabessy – Maluku
- Chatib Sulaiman – Sumatera Barat
- Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri – Sulawesi Tengah