RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Di tengah sulitnya mencari pekerjaan, publik sangat berharap pada rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Sayangnya, tahun 2025 ini, Pemerintah Republik Indonesia tidak menggelar CPNS 2025. Karena tahun ini fokus merampungkan pelantikan formasi CPNS 2024.
Namun, meski rekrutmen CPNS 2025 tidak ada, tak menyurutkan gairah publik menyambut potensi dibukanya rekrutmen CPNS 2026.
Bahkan, menunjukkan peningkatan yang signifikan. Para pencari kerja dan calon abdi negara kini aktif memburu informasi, mulai dari perkiraan formasi yang akan dibuka hingga detail persyaratan pendaftaran.
Namun, di tengah tingginya harapan tersebut, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) merasa perlu untuk turun tangan meluruskan berbagai isu yang beredar.
Tak sedikit berita terkait rekrutmen CPNS 2026 yang beredar di internet mengandung misinformasi maupun disinformasi.
Khususnya, jadwal pendaftaran serta jumlah formasi CPNS 2026 yang disebar tanpa ada keterangan resmi dari pihak BKN maupun KemenPAN RB.
Sebagai gerbang utama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), proses seleksi CPNS sangat bergantung pada kebijakan pemerintah pusat serta analisis kebutuhan pegawai di seluruh instansi. Lantas, bagaimana kejelasan nasib rekrutmen CPNS 2026 yang sebenarnya?
BKN Buka Suara: "Tunggu Informasi Resmi"
Menanggapi pertanyaan publik yang kian deras, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, akhirnya memberikan pernyataan terbaru. Menurutnya, kepastian mengenai CPNS 2026 saat ini belum final.
Pihak BKN masih dalam proses krusial melakukan koordinasi intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.
“Kami sedang berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait (KemenPANRB),” ujar Zudan saat dihubungi pada Senin, (6/10/2025).
Pernyataan ini secara jelas mengindikasikan bahwa proses pembahasan mengenai kebutuhan formasi dan mekanisme teknis rekrutmen masih berlangsung. Terkait jadwal pendaftaran CPNS 2026, Zudan menegaskan bahwa BKN belum dapat memberikan kepastian tanggal.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bersabar dan hanya memercayai informasi yang valid. “Tunggu informasi resmi dari pemerintah ya,” tegasnya.
Fokus Utama Pemerintah: Tuntaskan Dulu Pelantikan Formasi CPNS 2024
Penting untuk dipahami bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menuntaskan seluruh rangkaian seleksi CPNS 2024.
Proses rekrutmen tahun 2024, yang dibuka dengan total 250.407 formasi di 69 instansi pusat dan 478 instansi daerah, merupakan mandat besar yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Energi dan sumber daya pemerintah tercurah penuh untuk memastikan proses seleksi CPNS 2024 berjalan lancar dan transparan hingga tuntas.
Zudan Arif Fakrulloh bahkan menyatakan, bahwa setelah seluruh rangkaian rekrutmen CASN 2024 ini rampung, pemerintah baru akan mulai membahas kemungkinan seleksi di tahun berikutnya.
Seleksi tersebut, lanjutnya, bisa jadi baru akan dibuka pada 2026 atau 2027, tergantung kebutuhan riil di setiap instansi.
KemenPAN RB: Waspada Hoaks dan Penipuan!
Peringatan senada juga datang dari KemenPAN RB. Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN RB Mohammad Averrouce menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menerima informasi.
Isu seputar CPNS sangat rentan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Averrouce menjelaskan, bahwa pengadaan CPNS adalah sebuah kebijakan yang kompleks dan tidak bisa diputuskan secara sepihak. Proses ini memerlukan kajian mendalam yang mencakup berbagai aspek krusial, seperti:
-
Ketersediaan anggaran negara.
-
Kesiapan pemerintah daerah.
-
Kebutuhan formasi di setiap instansi.
Juga sempat beredar rumor jumlah formasi rekrutmen CPNS 2026 sebanyak 400 ribu personel.
Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB, Alex Denni menegaskan, bahwa kabar 400 ribu formasi pada seleksi rekrutmen CPNS 2026 tidak berdasar.
Menurutnya, pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan seleksi CASN 2024, termasuk penanganan tenaga non-ASN.
“Sampai Oktober 2025 kami masih menyelesaikan persoalan tenaga non-ASN. Kebutuhan CASN tahun 2024 saja sudah mencapai 1,26 juta formasi, jumlah terbesar dalam sepuluh tahun terakhir,” jelas Alex Deni.
MenteriPAN RB Rini Widyantini juga menegaskan hingga kini pemerintah belum menetapkan rencana pembukaan CPNS 2025.
Menurut Rini, pihaknya masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, pemerintah lebih dulu menyelesaikan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 yang jumlah formasinya terbilang sangat besar.
“Belum ada arahan (Presiden) karena kita masih menyelesaikan yang kemarin saja belum selesai, wah itu banyak sekali,” kata Rini di Kantor Peruri, Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Ia menjelaskan lamanya proses PPPK 2024 disebabkan oleh tingginya jumlah peserta serta formasi yang tersedia.
Rekrutmen tersebut bahkan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Karena kemarin itu formasi paling banyak sepanjang sejarah, waktu zamannya pemerintahan sebelumnya. Jadi sekarang saya masih menyelesaikan yang kemarin itu karena banyak sekali,” ujarnya.
Saran: Jangan Menunggu, Mulai Persiapan dari Sekarang!
Meskipun jadwal rekrutmen CPNS 2026 masih belum pasti, tidak ada ruginya bagi para calon pelamar untuk mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Persiapan yang matang adalah kunci utama keberhasilan.
Salah satu cara terbaik untuk mengasah kemampuan adalah dengan rutin berlatih mengerjakan soal-soal Computer Assisted Test (CAT).
Seperti tryout dengan soal-soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) yang berkualitas, sesuai kisi-kisi terbaru, serta dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
Kesimpulan
Hingga saat ini, pemerintah belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pembukaan rekrutmen CPNS 2026. Dan, rekrutmen CPNS 2025 resmi tidak ada.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap berita bohong (hoaks) dan hanya merujuk pada kanal informasi resmi pemerintah, seperti situs web KemenPAN RB dan BKN.
Manfaatkan waktu tunggu ini untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar peluang Anda lolos seleksi semakin besar saat pendaftaran resmi dibuka nanti.
Namun, besar kemungkinan rekrutmen CPNS 2026 akan dibuka. Mengingat di masa pemerintahan Prabowo-Gibran jumlah kementerian bertambah menjadi 48 kementerian, sebelumnya di era pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin hanya 34 kementerian.
Sehingga, pemerintah tentu butuh tambahan PNS atau ASN untuk mengisi kementerian-kementerian tersebut. Selain itu, sejak 2024 hingga 2026 juga sudah pasti ada ribuan PNS atau ASN yang pensiun. (bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko