Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kabar Terbaru, Penerima PKH dan BPNT Siap Terima Bansos Akhir Tahun: 20 Kg Beras Sekaligus Minyak Goreng 2 Liter

Hakam Alghivari • Rabu, 1 Oktober 2025 | 23:12 WIB
Ilustrasi bansos PKH dan BPNT 2025
Ilustrasi bansos PKH dan BPNT 2025

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kabar menggembirakan bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pemerintah memastikan penyaluran bantuan pangan akhir 2025 berupa beras 20 kg sekaligus dan tambahan minyak goreng 2 liter per bulan.

Program bantuan sosial (bansos) ini ditargetkan menjangkau hingga 18,2 juta penerima manfaat, dengan anggaran mencapai Rp13 triliun.

Badan Pangan Nasional menegaskan bahwa bantuan beras 20 kg akan disalurkan langsung melalui Perum Bulog, tanpa dicicil bertahap. Skema ini berbeda dari Mei–Juni 2025 lalu, ketika distribusi dilakukan dalam beberapa kali penyaluran.

Selain beras, pemerintah melalui Kementerian Keuangan menambahkan anggaran Rp500 miliar khusus untuk bantuan minyak goreng. Menurut Febrio Nathan Kacaribu, Ph.D., Kepala Biro DJ Strategi Ekonomi Kemenkeu, bantuan ini merupakan respons atas dorongan DPR RI agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Anggarannya sudah kita hitung. Kami juga sudah berkomunikasi dengan Banggar dan itu cukup terkelola. Ini juga akan menyertai bantuan beras untuk 2 bulan. Ini sangat membantu daya beli masyarakat,” ujarnya dalam rapat kerja bersama DPR RI, dikutip dari kanal YouTube Naura Vlog (1/10/2025).

Meski begitu, skema distribusi minyak goreng masih difinalisasi. Opsi yang dipertimbangkan adalah penyaluran langsung dalam bentuk barang atau konversi menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp300 ribu, sebagaimana pernah dilakukan sebelumnya.

Usulan awal DPR RI sebenarnya adalah 5 liter minyak goreng per bulan. Namun, karena harga minyak goreng berkisar Rp14.000–Rp16.000 per liter, jumlah itu kemudian disesuaikan menjadi 2 liter agar tidak membebani anggaran dan tetap seimbang dengan biaya bantuan beras.

Penyaluran bansos ini dijadwalkan terlaksana pada Oktober hingga November 2025, dengan kemungkinan perpanjangan hingga Desember bila realisasi anggaran belum optimal.

KPM diimbau untuk segera mengecek status pencairan melalui aplikasi Cek Bansos di cekbansos.kemensos.go.id atau situs resmi Kemensos.

Dengan tambahan beras 20 kg dan minyak goreng, bansos akhir tahun ini diharapkan benar-benar meringankan beban masyarakat di tengah tekanan harga pangan. (kam/bgs) 

Editor : Hakam Alghivari
#pkh #uang #beras #Bansos #bpnt #cair #minyak #kemensos