RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Lagi-lagi diduga korsleting listrik menjadi penyebab kebakaran rumah warga. Kali ini menimpa rumah Sumijan, 65, di Desa Brumbung Kecamatan Jepon.
Selasa dini hari (22/7) rumahnya dilalap api hingga luluh lantak, tidak satu pun perabotan rumah tersisa. Dalam lima hari, terakhir terjadi tiga kali kasus kebakaran.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Blora Hariyanto menjelaskan, sebelum api membesar, pemilik rumah terbangun karena mendengar suara berisik dari atap. Setelah dicek, sebagian atap sudah terbakar.
’’Dalam keadaan panik, Sumijan meminta bantuan tetangga, namun karena rumah terbuat dari kayu, api cepat membesar,” ungkapnya.
Hariyanto menjelaskan, pihaknya menerjunkan dua unit pemadam kebakaran dan satu unit tangki suplai air, kemudian dibantu dua unit tangki suplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora.
Baca Juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran Tiga Rumah di Kedungadem Bojonegoro, Kerugian Capai Rp 240 Juta
’’Karena api sudah sudah membesar, sehingga tidak ada yang bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Ia mengatakan, dari hasil asesmen di lapangan menunjukkan, bahwa rumah beserta isinya telah ludes terbakar rata dengan tanah. Hingga siang kemarin (22/7), petugas belum bisa memperkirakan kerugian yang dialami korban.
Hariyanto mengatakan warga setempat berharap kejadian serupa tidak terulang. Pihaknya juga mengingatkan kepada warga pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Kebakaran tersebut menambah daftar jumlah kebakaran pekan ini. Sebelumnya, kebakaran rumah di Desa Kamolan, Kecamatan Banjarejo, Sabtu (19/7), sebelumnya pada Jumat (18/7) juga terjadi kebakaran kandang ayam di Desa Pilang Kecamatan Randublatung. (luk/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana