RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Penyaluran elpiji 3 kilogram atau gas bersubsidi alias gas melon disebut bakal disalurkan melalui koperasi desa/kelurahan merah putih (KDMP). Hal ini disampaikan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi saat menghadiri peringatan Hari Koperasi ke-78 Jatim di Bojonegoro Kamis (17/7) lalu.
"Hari ini (Kamis, red) saya mau kasih kabar bahwa kementerian ESDM (energi dan sumber daya mineral) sudah mengeluarkan kepmen (keputusan menteri)," ucapnya dalam sambutan di gelar di lapangan Stadion Letjen H. Soedirman (SLS) itu.
Menurutnya, kepmen itu membahas tentang distribusi atau penyaluran elpiji melalui KDMP. Bahkan, dia membeberkan, selain elpiji juga dilakukan penyaluran lewat KDMP pupuk dan beras dari badan urusan logistik (bulog).
"Semua itu nanti disalurkan lewat kopdes (koperasi desa) merah putih. Karena apa, karena barang subsidi hakikatnya barang milik rakyat, publik. Sehingga saluran distribusinya melalui lembaga milik orang banyak, lembaga milik rakyat, publik," klaimnya.
Dia berharap, program dicanangkan Presiden Prabowo Subianto itu bisa terwujud. Sebab, pihaknya telah diperintahkan akhir tahun ini lebih dari 80 ribu KDMP se-Indonesia harus beroperasi. Dia berharap, Jatim lebih cepat dan menjadi contoh.
"Jadi, pupuk, beras, elpiji, minyak goreng nanti ngga usah khawatir. Nanti langsung ke kopdes. Apalagi didukung bank, apa yang ditakutkan," klaim dia. (yna/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko