RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pada perayaan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Indonesia ke-79 2024 silam, upacara peringatan kemerdekaan dilaksanakan di dua tempat sekaligus. Selain di Istana Negara di Jakarta, upacara peringatan juga dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN), menandai pertama kalinya IKN dibuka untuk umum kala itu.
Namun untuk peringatan ke-80 tahun ini, Istana Negara tidak berencana kembali ke IKN. Peringatan tetap digelar di Istana Negara seperti sedia kala.
Keputusan tersebut dipilih karena IKN masih dalam proses pembangunan, sama seperti tahun lalu. “IKN sedang dalam proses penyelesaian pembangunan, jadi kita konsentrasi untuk menyelesaikan pembangunan IKN," jelas Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro pada Kamis (17/7).
Secara spesfik, cukup banyak infrastruktur pendukung IKN yang belum tersedia. Sehingga pelaksanaan upacara diputuskan digelar di Jakarta.
Meskipun demikian, untuk tingkat lokal, IKN tetap melaksanakan upacara kemerdekaan. “Di IKN juga ada upacara, jadi Otoritas IKN juga akan menyelenggarakan upacara,” tambah Juri.
Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi. “Informasi terakhir yang kita dapatkan, pelaksanaan perayaan 17 Agustus dilaksanakan di Jakarta,” ujarnya.
Di samping lokasi pelaksanaan, tema dan logo peringatan HUT Kemerdekaan RI akan segera dirilis pada Jumat (18/7) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. “Mengenai logo, dan tema peringatan 17 Agustus tahun ini perayaan kemerdekaan kita, perayaan 80 tahun kemerdekaan kita akan segera di‑launching dalam waktu dekat, tambah Hasan.
Sebelumnya jelang akhir masa jabatan Joko Widodo sebagai Presiden RI, upacara peringatan kemerdekaan dilaksanakan untuk pertama kalinya di IKN. Sementara di Istana Negara, dirinya diwakilkan oleh wakilnya saat itu, Ma’ruf Amin.
Menariknya, Prabowo juga hadir dalam peringatan kemerdekaan di IKN, dalam kapasitasnya kala itu sebagai Menteri Pertahanan. Sementara Wakil Presiden saat ini, Gibran Rakabuming Raka, turut hadir di Istana Negara. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana