RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sebanyak Rp 61 Miliar Bantuan keuangan dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk Kabupaten Blora terbagi ke 259 desa. Hingga akhir Mei sudah terserap 29 persen, diwujudkan dalam pembangunan infrastruktur desa.
“Dalam catatan kami terdapat 259 desa yang memperoleh Banprov Jawa Tengah sekitar Rp 61 Miliar itu,” ungkap Kepala Bidang Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Blora Suwiji.
Suwiji mengatakan, anggaran tersebut diwujudkan dalam 352 kegiatan, diproyeksikan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur desa.
Bantuan tersebut ditujukan untuk desa-desa yang mengajukan proposal ke Gubernur Jawa Tengah melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi. “Kami memfasilitasi proses pencairan,” tegasnya.
Dari total 352 kegiatan, hingga akhir Mei sudah ada sebanyak 93 kegiatan yang tuntas dengan pencairan total anggaran Rp16,48 miliar. Artinya, serapan anggaran sudah mencapai sekitar 27 persen.
“Kalau dilihat dari progres, Blora termasuk dua besar kabupaten dengan serapan Banprov tertinggi di Jawa Tengah,” katanya.
Anggaran yang telah dikucurkan, diwujudkan dalam berbagai kegiatan seperti pembangunan jalan, drainase, hingga fasilitas umum lainnya. Selain melalui DPMD, Banprov juga disalurkan melalui Dinrumkimhub Blora, tergantung jenis kegiatan yang diusulkan saat pengajuan ke Provinsi. (luk)
Editor : Yuan Edo Ramadhana