RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tiga hari lagi, tepatnya Kamis, (5/6/2025) atau bertepatan pada 9 Zulhijjah 1446, para jemaah haji dari seluruh dunia yang saat ini berada di tanah suci akan melaksanakan salah satu rukun haji, yakni wukuf di Arafah.
Wukuf ini merupakan kegiatan berhenti atau berdiam diri di Arafah saat melaksanakan ibadah haji pada tanggal 9 Zulhijah (hari Arafah). Wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji.
Saat menjalankan wukuf ini, jemaah harus menjaga stamina yang ekstra karena suhu di Arab Saudi akan sangat ekstrem menjelang puncak ibadah haji. Mengingat, suhu di Arab Saudi, dan di Mekkah saat ini mencapai sekitar 50 derajat selsius. Jadi ini merupakan permasalahan tersendiri bagi kita orang Indonesia. Para Jemaah diharapkan melakukan penyesuaian-penyesuaian diri.
Bagi jemaah haji yang sedang sakit berada dalam perawatan di rumah sakit atau KKHI dan memungkinkan dibawa ke Arafah, dapat melaksanakan wukuf lewat proses safari wukuf.
Berikut Ini Tips yang Harus Dipersiapkan Para Jemaah Sebelum Jalani Wukuf di Arafah:
- Kesehatan
- Jaga Stamina: Istirahat yang cukup dan konsumsi makanan bergizi akan membantu menjaga stamina tubuh.
- Cukup Cairan: Perbanyak minum air mineral untuk mencegah dehidrasi.
- Obat-Obatan Pribadi: Bawa obat-obatan pribadi yang mungkin dibutuhkan selama di Arafah.
- Persiapan
- Bawa Bekal: Bawa air minum dan makanan ringan yang sekiranya diperlukan.
- Kartu Nusuk: Pastikan membawa kartu Nusuk untuk keperluan administrasi.
- Pakaian Ihram: Bawa pakaian ihram sesuai dengan yang disyariatkan.
- Buku Doa dan Al-Qur'an: Bawa buku doa dan Al-Qur'an untuk memperbanyak ibadah.
- Ibadah
- Berihram: Jemaah sudah berihram sebelum berangkat ke Arafah.
- Salat Sunah Ihram: Laksanakan salat sunah ihram dan berniat ihram sebelum berangkat.
- Bertaubat dan Muhasabah: Manfaatkan waktu sebelum wukuf untuk bertaubat, muhasabah diri, memperbanyak doa, dan membaca Al-Qur'an.
- Perbanyak Doa dan Dzikir: Perbanyak doa, zikir, dan istighfar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Persiapan Fisik
- Istirahat yang Cukup: Pastikan tidur cukup setiap malam untuk menjaga stamina.
- Kurangi Aktivitas di Luar Tenda: Saat di Armuzna, kurangi aktivitas di luar tenda untuk menjaga kesehatan.
- Gunakan APD: Gunakan alat pelindung diri (APD) saat keluar tenda atau pondokan, termasuk saat antre di toilet.
- Himbauan
- Patuh pada Kebijakan Penyelenggara Haji: Patuhi imbauan dari penyelenggara haji seperti mengurangi aktivitas fisik atau ibadah sunah.
- Saling Menjaga: Saling menjaga antar jemaah, minimal yang sekamar atau seregu.
- Bawa Pisau Cukur Sendiri: Bawa pisau cukur sendiri untuk menghindari risiko infeksi.
- Mensafariwukufkan Jemaah yang Tidak Mampu: Jika ada jemaah yang tidak mampu wukuf di Arafah, bisa dilakukan mensafariwukufkan.
- Perhatikan Jemaah Lansia: Jemaah lansia disarankan untuk tetap berada di dalam tenda dan diantar oleh pendamping jika ada keperluan. (cho)