RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Adha, persiapan penyembelihan hewan kurban menjadi perhatian utama masyarakat. Namun, setiap tahun, insiden hewan kurban yang mengamuk dan melukai warga masih terjadi. Untuk mencegah kejadian serupa, penting bagi panitia dan masyarakat memahami langkah-langkah yang harus diperhatikan sebelum, saat, dan setelah penyembelihan dikutip dari berbagai sumber.
Sebelum Penyembelihan: Persiapan yang Matang
1. Pemilihan Hewan yang Sehat: Pilih hewan kurban yang sehat, tidak cacat, dan memiliki nafsu makan baik. Hindari membeli hewan dari tempat yang tidak higienis, seperti dekat tempat pembuangan sampah, karena berisiko mengandung logam berat.
2. Pemuasakan Sebelum Penyembelihan: Puasakan hewan selama 12 jam sebelum disembelih, namun tetap berikan air minum. Hal ini membantu menenangkan hewan dan memudahkan proses penyembelihan.
3. Lingkungan yang Tenang: Pastikan lokasi penyembelihan tenang, bersih, dan jauh dari keramaian. Hindari kebisingan yang dapat membuat hewan stres.
4. Pemeriksaan Kesehatan: Lakukan pemeriksaan kesehatan hewan oleh petugas veteriner untuk memastikan hewan bebas dari penyakit yang dapat menular ke manusia.
Saat Penyembelihan: Proses yang Sesuai Syariat dan Etika
1. Penggunaan Pisau Tajam: Gunakan pisau yang sangat tajam untuk mengurangi rasa sakit pada hewan dan memastikan pemotongan yang cepat dan efektif.
2. Menghindari Menajamkan Pisau di Depan Hewan: Asah pisau jauh dari pandangan hewan untuk mencegah stres tambahan.
3. Posisi Penyembelihan yang Benar: Lakukan teknik menjatuhkan hewan kurban yang tidak menyakiti. Baringkan hewan pada sisi kiri dan arahkan kepala ke kiblat. Hal ini memudahkan penyembelihan dan sesuai dengan sunnah.
4. Membaca Basmallah dan Takbir: Sebelum menyembelih, bacalah basmallah dan takbir sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Setelah Penyembelihan: Penanganan Daging yang Higienis
1. Pemisahan Daging dan Jeroan: Pisahkan daging dari jeroan untuk mencegah kontaminasi. Jeroan mengandung lebih banyak kotoran dan memerlukan penanganan khusus.
2. Penggunaan Sarung Tangan dan Alat Pelindung Diri (APD): Petugas yang menangani daging sebaiknya menggunakan sarung tangan dan APD lainnya untuk menjaga kebersihan dan mencegah penularan penyakit.
3. Penyimpanan dan Distribusi Daging: Simpan daging di tempat yang bersih dan sejuk. Gunakan wadah yang bersih dan hindari penggunaan kantong plastik berwarna gelap yang dapat mengandung zat berbahaya.
4. Pembuangan Limbah: Buang limbah penyembelihan, seperti darah dan jeroan, di tempat yang telah disediakan dan hindari membuangnya ke sungai untuk mencegah pencemaran lingkungan.
Penanganan Hewan yang Mengamuk
Jika hewan kurban mengamuk, jangan panik. Hindari mengejar hewan dengan banyak orang karena dapat meningkatkan stres. Sebaiknya, dua orang mendekati hewan dengan membawa tali dan hewan lain untuk menenangkannya. Setelah tenang, hewan dapat digiring kembali ke tempat penyembelihan.
Dengan persiapan yang matang, pelaksanaan yang sesuai syariat, dan penanganan pasca-penyembelihan yang higienis, insiden hewan kurban mengamuk dapat diminimalisasi. Mari bersama-sama menjadikan Idul Adha tahun ini lebih aman, tertib, dan penuh berkah. (feb)
Editor : Hakam Alghivari