Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Lahan Kurang Luas, SDN 4 Balun Cepu Batal Dijadikan Sekolah Rakyat

Bhagas Dani Purwoko • Rabu, 28 Mei 2025 | 01:53 WIB
SEKOLAH RAKYAT: Proses pembangunan sekolah rakyat di Kabupate Blora. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
SEKOLAH RAKYAT: Proses pembangunan sekolah rakyat di Kabupate Blora. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - SDN 4 Balun batal dijadikan titik pertama Sekolah Rakyat di Kabupaten Blora. Diketahui, sekolah tersebut tak memenuhi syarat ketentuan yang ditentukan pemerintah pusat.

Yaitu, lahan sekolah tersebut hanya seluas lima hektare. Sedangkan, yang dibutuhkan tujuh hektare. Pemkab Blora pun masih memverifikasi lahan di wilayah lainnya untuk pindah titik sekolah rakyat itu.

Bupati Blora Arief Rohman akui adanya pemindahan lokasi titik Sekolah Rakyat yang semula di SDN 4 Balun, Kecamatan Cepu. ‘’Memang nanti dipindah. Lahannya yang di SDN 4 Balun masih kurang sesuai yang direncanakan. Yang dibutuhkan tujuh hektare. Sedangkan, di Balun itu lima hektare saja," ujarnya.

Menurutnya, pemindahan lokasi tersebut akan dikerjakan segera. Sebab, tahun ajaran 2025/2026 akan segera dimulai. ‘’Kami langsung survei tempat baru. Sepertinya lokasi titiknya nanti tidak jauh dari Balun juga. Sekitaran PDAM," jelasnya.

Mas Arief juga mengatakan, nantinya Sekolah Rakyat tersebut akan dibangun satu rombel di jenjang SMA. ‘’Nanti bertahap. Pertama ini SMA dulu. Nanti menyusul dari SD sampai SMP,’’ terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora Luluk Kusuma Agung Ariadi akui memang ada pemindahan titik lokasi. Sebab, dianggap kurang luas. ‘’Iya, memang kurang luas. Seharusnya tujuh hektare. Sudah kami cek beberapa tempat masih belum ketemu," jelasnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya sudah memverifikasi beberapa titik seperti Jepon dan Balun, Cepu itu sendiri. ‘’Sudah, tapi sekitar lima hektare semua. Jadinya, kurang. Kami segerakan cari titik baru untuk pembangunan. Sebab, Juni ini ditarget sudah bisa masa penerimaan siswa baru di Sekolah Rakyat itu,’’ jelasnya. (hul/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Sekolah Rakyat blora #Bupati Blora Arief Rohman #cepu #Dinsos P3A Blora #blora #Sekolah Rakyat