BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kaya wisata alam hingga buatan Bojonegoro bisa menjadi jujugan. Salah satunya Wisata Edukasi Gerabah (WEG) Desa Rendeng, Kecamatan Malo, Bojonegoro memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Karena menyuguhkan edukasi bagi generasi masa depan. Bahkan, pengunjungnya didominasi wisatawan dari luar kota, seperti dari Kabupaten Tuban dan Rembang.
Siti Yulianti, perajin gerabah di Desa Rendeng, Kecamatan Malo mengatakan, Gerabah Malo merupakan budaya warisan nenek moyang terus dilestarikan warga desa dan sejak 2015 menjadi WEG. Edukasi agar pelajar hingga mahasiswa bisa tahu cara pembuatan Gerabah Malo secara sederhana.
‘’Seperti membuat cobek yang bisa dipraktikkan ketika berkunjung ke WEG,’’ tutur perempuan sebagai ketua Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Rendeng tersebut.
Yulia menambahkan, rerata kunjungan berasal dari siswa TK, SD, SMP sederajat, hingga SMA dan mahasiswa. Banyak dari lembaga pendidikan membuat perjanjian kerja sama atau MoU. Seperti Kabupaten Pati, Tuban, dan Rembang. WEG pun terus mengembangkan kreativitas dan inovasi menghadapi perkembangan zaman khususnya dunia anak-anak.Kepala Desa (Kades) Rendeng, Kecamatan Malo menyampaikan, dominasi kunjungan wisata gerabah berasal dari luar kota.
‘’Kami akan berupaya maksimal meningkatkan kunjungan,” ungkapnya. (yna/cho)
Editor : Hakam Alghivari