Berdasar draf APBD tahun depan, pemkab memproyeksikan dana abadi sebesar Rp 500 miliar. Angka ini tentu berbeda dengan rencana awal akan mengalokasikan Rp 1 triliun per tahun. Namun, lanjutan pembahasan dana abadi memang belum berlangsung. Berbagai kemungkinan masih bisa terjadi.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lasuri menjelaskan, draf kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) APBD 2023 yang diterima DPRD sudah mencantukan dana abadi sebesar Rp 500 miliar. Nominal itu berbeda dengan rencana awal mengalokasikan anggaran Rp 1 triliun per tahun.
‘’Rencananya Rp 1 triliun. Tapi saat ini muncul Rp 500 miliar,’’ jelasnya.
Menurut Lasuri, pemasangan anggaran nominal dana abadi sebesar Rp 500 miliar sebenarnya cukup realistis. Tidak akan memengaruhi belanja pada tahun itu. Bahkan, jika memaksakan untuk mengalokasikan Rp 1 triliun, sektor belanja akan terganggu.
APBD tahun depan diproyeksikan Rp 7,2 triliun. Skema pendapatan Rp 4,5 triliun. Belanja sebesar Rp 6,7 triliun. Serta ada dana abadi sebesar Rp 500 miliar. Total APBD tahun depan Rp 7,2 triliun. Namun, terjadi defisit Rp 2,6 triliun.
Menurut Lasuri, jika dana abadi dialokasikan Rp 500 miliar, rentang waktu pelaksanaan harus ditambah. Tidak dalam waktu tiga tahun lagi. Namun, harus lima atau enam tahun. Sehingga, bisa mencapai angka Rp 3 triliun seperti yang direncanakan. ‘’Ini yang akan dibahas nantinya,’’ jelasnya.
Sementara itu, ada wacana agar pendanaan dana abadi dimulai tahun ini melalui Perubahan (P)-APBD. Ahmad Supriyanto anggota Banggar DPRD lainnya mengatakan, raperda dana abadi harus disahkan lebih dulu jika ingin program itu dimulai tahun ini. Jika tidak, program itu baru bisa dimulai tahun depan. Sebab, rencananya dana abadi akan mulai dialokasikan di P-APBD tahun ini. ‘’Harus segera disahkan jika dimulai tahun ini,’’ jelasnya.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Luluk Alifah belum memberikan keterangan terkait hal itu. Saat dikonfirmasi via ponselnya belum menjawab. (zim/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto