Korban yang meninggal dunia saat ini masih diidentifikasi di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Mojokerto. Bus pariwisata itu menabrak tiang penunjuk arah.
Kasat PJR Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi dikonfirmasi di Surabaya mengatakan bus berpenumpang kurang lebih 25 orang berangkat dan Yogyakarta dengan tujuan Surabaya.
Semula kendaraan Bus Ardiansyah melaju dengan kecepatan sedang di lajur lambat.
"Saat tiba di km 712+200 /A, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tiang VMS (Variable Message Sign) di pinggir bahu jalan tol sehingga terguling," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, pada saat kejadian situasi arus lalin landai lancar dan cuaca cerah. "Akibat peristiwa tersebut 12 orang luka dan 13 orang meninggal dunia," kata dia.
Dwi menduga kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengemudi mengantuk. (Antara/rdr.bjn) Editor : M. Yusuf Purwanto