DI ajang Olimpiade Olahraga Siswa Muhammadiyah (O2SM) Lamongan 2021, Hesti Dhea Ayunda Sari berhasil memperoleh dua medali sekaligus. Dara asal Desa Tanggungan, Kecamatan Pucuk ini menjadi juara pertama lompat jauh dengan jarak 3,94 meter. Serta juara kedua lari 100 meter dengan catatan waktu 15,50 detik.
Butuh waktu dua minggu bagi Hesti untuk memersiapkan diri tampil di kompetisi tersebut. ‘’Latihannya di lapangan Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi. Agak jauh dari rumah dan sekolah,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (28/1).
Selama berlatih, pelatih banyak memberikan materi-materi latihan fisik kepadanya. Terutama lari. Hesti mengombinasikan gerakan jogging dan sprint untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.
Selain itu, dia juga melatih sistem pernapasannya agar tidak ngos-ngosan saat berlari. ‘’Jadi larinya pelan dulu, baru lari kencang. Fisiknya dikuatkan dulu sebelum lari di lintasan,’’ tuturnya.
Untuk tampil di nomor lompat jauh, atlet berusia 16 tahun ini mengulang lompatan berkali-kali supaya mampu mencapai jarak semaksimal mungkin dan tidak didiskualifikasi.
‘’Kalau lompat jauh tidak butuh persiapan khusus. Yang penting diulang-ulang agar bisa mendarat dengan jauh,’’ jelasnya.
Di antara nomor lari 100 meter dan lompat jauh, Hesti lebih suka lompat jauh. Apalagi, banyak prestasi yang berhasil ditorehkan di nomor tersebut.
‘’Soalnya dulu waktu MI pernah juara satu dan dua lomba lompat jauh Se-Kabupaten Lamongan,’’ katanya.
Editor : M. Yusuf Purwanto