LAMONGAN, Radar Lamongan – Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan berharap tidak terjadi pemadaman listrik selama asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) berlangsung.
Kepala Disdik Lamongan, Munif Syarif, mengatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan PLN setempat agar tidak melakukan pemadaman dalam beberapa hari ke depan.
“Tidak semua lembaga memiliki jenset, mungkin ada yang sewa, tapi kita sudah komunikasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman,” ujarnya.
Munif memastikan pelaksanaan ANBK hari kedua masih lancar. Dia menjelaskan, terdata 8.399 anak kelas V yang mengikuti tes sesuai data Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka dipilih untuk mewakili lembaga dalam melakukan ujian kompetensi literasi, numerasi, dan karakter. Juga disiapkan cadangan 5 anak untuk menggantikan yang berhalangan hadir. “Kalau dari pusat (kementrian) jumlah siswa ideal 30 anak cadangan 5, tapi ada lembaga yang jumlah siswanya tidak sampai itu,” jelasnya.
Munif menambahkan, hari ini memasuki gelombang kedua dengan melibatkan 268 lembaga. Dia berharap pelaksanaan ANBK bisa berjalan lancar sampai gelombang terakhir. Hasil ANBK nantinya menjadi evaluasi pusat terhadap lembaga. Termasuk mencukupi sarana prasarana yang dibutuhkan siswa. Juga, mekanisme pembelajaran yang mengedepankan literasi dan diskusi.