LAMONGAN - Radar Lamongan - Pupuk dan pestisida memegang peranan penting dalam pertumbuhan hasil pertanian. Fungsi pupuk dan penggunaan pestisida bisa maksimal apabila digunakan dalam kadar yang tepat.
Namun, mayoritas petani di Indonesia, terutama Jawa Timur, hanya mengandalkan naluri dan pengalaman dalam menggunakan pupuk. Teknik dan cara pemberian pupuk dan pestisida ke tanaman padi dan jagung dibeberkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui pelatihan Klasterisasi Sektor Pertanian padi dan jagung di Balai Desa Kedukbembem, Kecamatan Mantup, Lamongan yang dibuka kemarin (27/10).
Program pelatihan itu menjadi salah satu upaya PNM dalam pendampingan dan pembinaan nasabahnya. Nara sumbernya, Heri Purwanto (konsultan pertanian) dan pihak PT Petrokimia Gresik . Kegiatan itu menunjukkan PNM tidak hanya memberikan modal materi, juga skill melalui pelatihan. “Semoga dengan adanya pelatihan seperti ini, skill nasabah bisa berkembang lebih baik dan diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang bergabung dengan PNM karena di sini juga dapat pelatihan,” ujar Riyon, kepala kantor UlaMM Ngimbang.
PNM memiliki 3.675 kantor layanan di seluruh Indonesia, yang melayani UMK di 34 provinsi, 443 kabupaten/kota, dan 5.006 kecamatan. Dengan kekuatan jaringan pelayanan itu, hingga 1 Oktober 2021, PNM telah menyalurkan pembiayaan Rp 91,93 triliun kepada 10,8 juta nasabah PNM Mekaar. (mer)
Editor : Bachtiar Febrianto