Radar Bojonegoro - Begitu pendaftaran jalur zonasi SMAN dibuka kemarin pagi (27/5) jumlah pendaftar cukup banyak. Terutama sekolah di perkotaan, SMAN 1 Bojonegoro dan SMAN 2 Bojonegoro, jumlah pendaftar sudah melebihi pagu tersedia. Pendaftar masih bisa berubah, tentu dengan jarak dekat atau radius rumah dengan sekolah. Namun, tidak ada verifikasi, karena ditentukan sistem. Sehingga SMAN tidak bisa mengecek jarak pendaftar diterima.
Titik koordinat jarak rumah pendaftar dengan sekolah ditentukan oleh sistem ketika pengambilan PIN. Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga pukul 19.00 kemarin, di SMAN 1 Bojonegoro ada 10 pendaftar dengan radius 100-300 meter. Dan 92 pendaftar dengan radius 400-900 meter, serta 42 siswa radius 1-1,5 kilometer (km).
SMAN 2 Bojonegoro, ada tujuh pendaftar dengan radius 100-300 meter. Dan 41 pendaftar dengan radius 400-900 meter, serta 105 pendaftar dengan radius 1-6 km. SMAN 3 Bojonegoro 4 pendaftar dengan radius 30-900 meter, 34 pendaftar radius 1-9 km, dan 14 pendaftar 10-80 km. Sedangkan, SMAN 4 Bojonegoro, 2 pendaftar radius 200-300 meter, 24 pendaftar 500-900 meter. Dan 113 pendaftar dengan radius 1-39 km.
Kepala SMAN 1 Bojonegoro Sumarmin mengatakan, hari pertama jalur zonasi SMAN, pendaftar sudah memenuhi pagu. Pagu 144 siswa terpenuhi sejak kemarin pagi. Namun, pendaftar diterima masih mungkin bergeser sesuai jarak terdekat. Sebab waktu pendaftaran berakhir besok (29/5). “Waktu masih panjang, diperkirakan terdapat pendaftar dengan jarak terdekat dari sekolah belum mendaftar,” katanya tadi malam.
Sumarmin menjelaskan, pendaftar terdekat berjarak 134 meter dari SMAN 1 Bojonegoro. Sedangkan jarak terjauh diterima sekitar 1,5 kilometer. “Banyak pendaftar dengan jarak 500 meter hingga 700 meter,” tutur dia.
Disinggung verifikasi radius pendaftar? Sumarmin memastikan, pihaknya tidak bisa melakukan pemerikasaan titik koordinat jarak rumah pendaftar dengan sekolah. Sebab jarak sudah ditentukan oleh sistem ketika pengambilan PIN. Juga di website hanya terdapat nama dan jarak pendaftar. “Tidak diketahui asal SMP dan alamat rumah,” jelasnya.
Meski demikian, Sumarmin menduga masih terdapat kemungkinan pendaftar dengan kartu keluarga (KK) yang dititipkan ke orang lain dengan jarak lebih dekat dari sekolah tujuan. Tetapi, jika KK asli dan terbit lebih dari satu tahun, tentu sudah sesuai regulasi. “KK ranah dispenduk (dinas kependudukan dan catatan sipil),” jelasnya. Namun, Sumarmin memastikan jalur zonasi tahun ini tidak memberlakukan surat keterangan domisili. Justru ini menjadi hal yang bagus diterapkan PPDB tahun ini. Alasannya, surat keterangan domisili hanya untuk jalur perpindahan tugas orang tua.
Kepala SMAN 4 Bojonegoro Wiwik Widowati mengatakan, hari pertama jalur zonasi SMAN, pagu sekolahnya yang mencapai 205 siswa belum terpenuhi. Namun waktu pendaftaran masih panjang. “Masih akan terus bertambah,” optimismenya.
Wiwik menjelaskan sekolah tidak bisa memverifikasi jarak pendaftar diterima. Sebab, jarak ditentukan oleh sistem pada awal pengambilan PIN. Sehingga sekolah hanya menerima data dari sistem. “Sekolah tidak tahu rumah pendaftar,” jelasnya.
Kepala SMAN 2 Bojonegoro Rokhani Cahyaning mengatakan, hari pertama PPDB jalur zonasi SMAN sejak kemarin siang hari pagu sekolahnya mencapai 153 pendaftar. Dengan jarak terdekat diterima 177 meter, dan jarak terjauh pendaftar diterima 6 km.
Rokhani menjelaskan data jarak siswa diterima masih terus berubah. Meski pagu sudah terpenuhi, calon siswa masih bisa mendaftar. Dengan catatan melihat jarak terjauh pendaftar yang diterima. Sehingga pendaftar masih ada kesempatan ketika jarak rumah di bawah data jarak terjauh diterima. “Jika radiusnya di bawah data yang diterima masih punya peluang. Namun ketika radius rumah dengan sekolah di atas data terlihat, percuma mendaftar. Bisa milih sekolah yang memungkinkan radiusnya dekat,” jelasnya.
Menurut Rokhani, hari pertama pendaftaran jalur zonasi, sudah banyak pendaftar. Terlihat dari sebagian besar sekolah sudah terpenuhi pagu. Namun hari ini diperkirakan masih terdapat pendaftar. “Melihat pergerakan hari ini, besok tidak sebanyak hari ini,” ujarnya.
Kasi SMA dan PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jawa Timur Wilayah BojonegoroTuban Sri Hartati mengatakan, sudah terdapat lima sekolah terpenuhi pagunya sejak kemarin siang. Yaitu SMAN 1 Bojonegoro, SMAN 2 Bojonegoro, SMAN Kalitidu, SMAN Padangan, dan SMAN Sumberrejo.
Menurut Tatik sapaannya lima SMAN yang sudah terpenuhi pada hari pertama termasuk sekolah favorit di wilayahnya. Baik di wilayah timur, kota, hingga barat. “Yang terpenuhi memang tergolong sekolah yang selama ini termasuk besar,” jelasnya. Meski sudah terpenuhi pendaftar masih bisa mendaftar di lima SMAN tersebut. Tentu dengan melihat jarak terjauh yang diterima. (irv)
Editor : Indra Gunawan