Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

SMKN 2 Tuban Perbesar Persentase Lulusan Terserap Dunia Kerja

Indra Gunawan • Jumat, 28 Mei 2021 | 16:40 WIB
SMKN 2 Tuban Perbesar Persentase Lulusan Terserap Dunia Kerja
SMKN 2 Tuban Perbesar Persentase Lulusan Terserap Dunia Kerja

Radar Tuban - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Tuban mengembangkan hubungan dengan Industri Dunia usaha dan Dunia Kerja (IDUKA). Kerja sama tersebut untuk memfasilitasi sekaligus menyiapkan lulusannya terserap dalam dunia kerja.


Kemarin (27/5), SMKN 2 Tuban menggelar penandatanganan memorandum of under standing (MoU) bersama PT Sri Rezeki Isman (Sritex). Penandatanganan yang digelar di Aula SMKN 2 Tuban itu dihadiri Kepala SMKN 2 Tuban Dra Heny Indriana, MM dan Manager HRD PT Sritex Fery Kristiawan.


Kepala SMKN 2 Tuban Dra Heny Indriana, MM mengatakan, saat ini SMKN 2 Tuban tengah gencar memperbanyak jaringan kerja sama dengan sejumlah perusahaan. Salah satunya Sritex. Dia menjelaskan, selain penandatanganan nota kesepahaman, PT Sritex juga melakukan sosialisasi dan rekrutmen kepada siswa sekolah tersebut.


Tak hanya PT Sritex. SMKN 2 Tuban juga menjalin MoU dengan PT Maspion IT. ‘’Kita memang gencar menggelar kerja sama dengan beberapa perusahaan. Tujuannya untuk meningkatkan mutu sekolah dan mencetak lulusan yang memiliki daya saing dalam dunia kerja,’’ ujarnya.


Heny menyampaikan, sekolahnya sudah menjalin kerja sama dengan kurang lebih dengan 100 IDUKA. Dia juga berharap banyaknya jalinan kerja sama dengan IDUKA meningkatkan persentase penyerapan lulusan SMKN 2 Tuban dalam dunia kerja.


‘’Hingga saat ini sudah 45 persen siswa kita diterima kerja, walau pengumuman kelulusan sekolah belum ada,’’ ujarnya.


SMKN 2 Tuban Perbesar Persentase Lulusan Terserap Dunia Kerja Setelah menggelar MoU bersama PT Sritex, di tempat yang berbeda, mantan kepala SMKN Sugihwaras Bojonegoro ini juga mengikuti diklat sistem penjaminan mutu Internal (SPMI). Dalam sambutan pembukaan SPMI, dia mengatakan, untuk membentuk kemampuan lulusan yang bermutu dan siap kerja, sekolah kejuruan di Jalan M Yamin ini membuat program pemetaan kelas khusus.


Di dalam kelas tersebut kurikulum yang diberikan telah diselaraskan dengan kebutuhan IDUKA. Kelas khusus tersebut merupakan penyelarasan dari kebutuhan IDUKA dan yang disesuaikan dengan penyiapan kemampuan siswa.


‘’Di tahun ajaran 2021- 2022 nanti kita akan melakukan pemetaan kelas berdasarkan kebutuhan IDUKA. Ada kelas reguler, kelas kewirausahaan dan kelas Industri. Setelah lulus nanti, mereka langsung diterima di masing-masing perusahaan pembina kelas khusus tersebut,’’jelasnya. Dengan adanya kelas khusus tersebut, Heny berharap seratus persen lulusan SMKN 2 Tuban terserap dunia kerja.

Editor : Indra Gunawan