Radar Bojonegoro - Potensi budidaya ikan koi di embung-embung semakin terbuka. Kualitas air di Bojonegoro, ternyata cocok untuk pengembangan ikan hias tersebut. Mengingat di wilayah Bojonegoro ada 513 embung tersebar di 28 kecamatan.
Setidaknya, bisa meniru budidaya ikan koi di embung Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen. Camat Balen Nanik Lusetiyani pun telah melihat embung di Desa Mayangkawis digunakan untuk budidaya ikan koi. Sehingga, dia mendorong pemerintah-peme rintah desa se-Kecamatan Balen belajar budidaya ikan koi di Desa Mayangkawis.
“Kalau seluruh desa mau kompak, tentu tidak menutup kemungkinan Kecamatan Balen bisa menjadi sentra ikan koi,” ujar dia. Ke depannya tentu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekaligus mengajak masyarakat melestarikan embung-embung di desanya. Jadi pemanfaatan embung bukan hanya mendistribusikan dan menjamin ketersediaan pasokan air untuk keperluan area persawahan.
“Tetapi juga bisa dimanfaatkan masyarakat melalui pemerintah desa untuk budidaya ikan hias koi,” ujar mantan Camat Dander itu.
Nanik telah berkomunikasi dengan Pemerintah Desa Mayangkawis terkait pengembangan lanjutan pembudidayaan ikan koi di embung. Targetnya embung akan menjadi destinasi wisata. Sehingga, di area embung ditambah gazebo serta atraksi-atraksi lainnya. “Pihak desa juga akan membuatkan rumah karantina ikan. Ketika ikan koi diambil dari waduk perlu dilakukan karantina dahulu sebelum dijual,” jelasnya.
Editor : Indra Gunawan