Kedisiplinan adalah salah satu faktor kesuksesan seseorang. Itulah salah satu kiat sukses Diah Ayu Wulandari Keswoyo, 18. Kiat tersebut setidaknya terinspirsi dari budaya masyarakat Jepang. Dikatakan dia, kesuksesan Negara Sakura sebagai salah satu negara maju karena masyarakatnya yang sangat displin terhadap waktu maupun pekerjaannya.
Dara yang akrab disapa Wulan ini mengatakan, kedisplinan tidak akan bisa menjadi kebiasaan jika tidak dilatih terus-menerus. Seperti halnya displin terhadap waktu. Orang yang terbiasa tepat waktu, akan merasa malu jika dirinya terlambat karena dianggap tidak menghargai orang lain yang datang lebih awal. ‘’Menghargai waktu agar tidak terbuang percuma adalah salah satu bentuk disiplin,’’ ujarnya.
Untuk melatih kedisplinannya, mahasiswi manajemen agribisnis Politeknik Negeri Jember ini belajar dari karate. Selain mengajarkan bela diri, kata Wulan, karate juga mengajarkan nilai positif dari negeri asalnya, Jepang. Yakni, menghargai dan menjunjung tinggi kebiasaan tepat waktu. Juga, mengajarkan budaya malu jika tidak ontime. ‘’Disiplin tidak akan merugikan siapa pun,’’ tegas dia.
Cewek asal Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding ini mengatakan, seluruh pekerjaan membutuhkan kedisplinan yang tinggi. Tidak hanya untuk aparat seperti TNI dan Polri. Pengusaha pun juga membutuhkan kedisplinan untuk bisa menjaga bisnisnya tetap langgeng. ‘’Belajar disiplin untuk bekal menjadi pengusaha kuliner masa depan,’’ ucapnya.
Editor : Bachtiar Febrianto