Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Rekor Tata Cahaya Terdahsyat, Juga Kembang Api 1.800 Ledakan

M. Yusuf Purwanto • Jumat, 5 Juli 2019 | 17:00 WIB
Rekor Tata Cahaya Terdahsyat, Juga Kembang Api 1.800 Ledakan
Rekor Tata Cahaya Terdahsyat, Juga Kembang Api 1.800 Ledakan

OPENING Ceremony Porprov 2019 di Stadion Surajaya, akan memecahkan rekor baru di Jawa Timur. Pembukaan akan dibikin secara bombastis untuk meneguhkan Jatim memiliki segudang atlet.


Memasuki Stadion Surajaya, Lamongan, kemarin siang (4/7) begitu menghentak. Pemandangan berbeda dari biasanya. Terlihat panggung supermegah menghampar di sisi timur.


Panggung menghadap ke barat itu dipenuhi perkakas sound system. Dan lighting yang dahsyat siap menyorot panggung dan semua stadion kebanggaan masyarakat Lamongan itu. Tentu, opening ceremony yang dilaksanakan besok (6/7) itu menjadi lighting show yang mengagumkan.


Panggungnya cukup besar. Ukurannya 30x12 meter. Terpampang papan besar yang nantinya sebagai LED perimeter display yang akan mewarnai panggung besar.


Terlihat beberapa pekerja naik turun tangga menata sound system. Dari depan panggung terlihat seorang pemuda dengan santai mengarahkan. Berkacamata, tampak santai memberi aba-aba beberapa pekerja. Amir Syaifudin, nama lengkapnya. Dialah yang mengonsep Opening Ceremony Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) Jawa Timur 2019 ini.


“Akan ada banyak rekor dalam opening ceremony porprov tahun ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (4/7).


Panggung besar ini sekaligus rekor event yang digelar di Lamongan. Nantinya, akan disiapkan kapasitas genset 300 kvh. Juga, rekor tata cahaya terbesar dalam pembukaan pesta olahraga termegah di Jatim ini. “Rekor tata cahaya terbesar dengan 150 beam,” ujarnya.


“Belum lagi ada rekor spektakuler kembang api dalam opening ceremony nanti,” lanjut pria kelahiran Bojonegoro itu.


Menurut Amir, kembang api yang akan diletuskan di opening ceremony ini terbesar dari event yang digelar di Jatim. Kekuatan ledakan 1.800 kembang api. “Spektakulernya ini sama dengan Asian Games 2018 digelar di Palembang,” ujar pria yang kini tinggal di Malang tersebut.


Amir tetap mengajak para vendor lokal dalam memeriahkan pesta pembukaan porprov ini. Seperti memasang panggung sound system yang menyebar di sejumlah titik Stadion Surajaya.


Tak hanya sarana dan prasarana panggung yang dahsyat. Pesta pembukaan porprov ini juga memecahkan rekor colossal presenting (persembahan kolosal) yang spektakuler.


“Ada 1.500 penari siswa-siswi se-Lamongan,” ujarnya.


Kolosal diikuti ribuan siswa ini akan menampilkan pertunjukan yang hebat. Ada tiga tari yang akan dipersembahkan. Yakni, tari Boran Sewu, tari Jatim Cettar Luar Biasa, dan tari Kitalah Juaranya.


Menurut Amir, tiga tari ini penuh makna. Seperti tari Boran Sewu ini mewakili kearifan lokal masyarakat Lamongan. Sedangkan, tari Jatim Cettar Luar Biasa ini menunjukkan  keragaman budaya Jatim. Dan, tari Kitalah Juaranya ini menengahkan filosofi bahwa gelaran porprov ini memastikan persahabatan dan persaudaraan menjadi hal lebih utama. “Ini akan menjadi pertunjukan internasional,” ungkap Amir.


Malam pembukaan porpov yang dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ini juga menghadirkan Kotak Band. Juga, Erie Suzan, Abdul, Ayu Mars, Jingga Lite Orchestra, dan El Kiswah Band.

Editor : M. Yusuf Purwanto
#porprov #stadion surajaya #kearifan lokal #lamongan