BLORA - Minggu dini hari pukul 01.30 terjadi kecelakaan maut di Jalan Blora - Cepu. Wanita bernama Indah Sumanik, 26, warga Desa Padaan, Kecamatan Japah, tewas karena tertabrak truk. Sayang, sampai saat ini Satlantas Polres Blora belum bisa menemukan truk dan satu pengendara sepeda motor diduga menyebabkan terjadi laka lantas hingga satu nyawa melayang.
Kanit Laka Satlantas Polres Blora Zainul Arifin memaparkan, kejadian terjadi tepatnya di Jalan Blora - Cepu wilayah Desa Seso, Kecamatan Jepon. Bermula motor Vario nopol K 3761 DE yang dikendarai oleh M. Nindhom, 26, warga Desa Karangtegah, Kecamatan Ngawen, berboncengan bersama Indah. Keduanya dari arah timur menuju ke barat hendak ke Japah. Tapi nahas, sesampainya tempat kejadian perkara di Desa Seso. Saat melaju, di depannya terdapat truk melintas. “Dan, M. Nindhom bermaksud mendahului truk tersebut,” ujarnya.
Saat bersamaan M. Nindhom mendahului, dari arah berlawanan ada sepeda motor yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya dengan kecepatan tinggi. Karena M. Nindhom terlalu melebar ke selatan, motor yang belum diketahui itu menyenggol motor milik korban. “Kemudian motor Vario yang dikemudikan koban itu oleng,” ujarnya.
Nahas, saat motor tidak bisa dikendalikan. Motor Vario tersebut terjatuh dan Indah yang diboncengnya terpental tertabrak truk yang berusaha dia salib. Dari kejadian tersebut, Indah mengalami luka berat robek di kepala belakang, patah tulang terbuka kaki kanan, pendarahan telinga dan hidung. “Saat itu korban tidak sadarkan diri, dan dilarikan ke RSUD Blora akhirnya meninggal di rumah sakit,” ujarnya. Sedangkan, M. Nindhom selamat dari maut.
Namun, sampai sore kemarin (2/12) pihak Satlantas Polres Blora masih belum bisa menemukan truk ataupun pengedara yang menyebabkan M. Nindhom oleng dan terjatuh. “Nomor polisi (nopol) truk juga belum diketahui Mas,” ujarnya.
Editor : Bachtiar Febrianto